Merasa Kasihan, Aksi Pria Asal Sragen Bebaskan Buaya 'Berkalung' Ban Tuai Banyak Pujian
Unsplash/Rae Wallis
SerbaSerbi

Buaya yang berada di Kota Palu itu diketahui telah terlilit ban selama bertahun-tahun. Hal ini lah yang membuat pria asal Sragen, Jateng, tergerak hatinya untuk menangkap buaya tersebut.

WowKeren - Belakangan, masyarakat dibikin kagum dengan aksi salah seorang pria di media sosial yang viral. Adapun aksi tersebut adalah seorang pria yang diketahui asal Sragen, Jawa Tengah, berhasil menangkap buaya "berkalung" ban di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Pria tersebut diketahui identitasnya sebagai Tili yang berusia 35 tahun. Adapun Tili tampaknya baru tinggal di Kota Palu selama 4 bulan. Meski demikian, ia telah memiliki E-KTP dengan alamat Kota Palu.

Dalam penangkapan buaya tersebut, ternyata menyimpan sebuah cerita. Tili mengaku dalam menangkap buaya itu juga mengeluarkan uang pribadinya untuk membeli umpan seperti ayam, burung, merpati, dan bebek. Adapun unggas itu dibeli Tili untuk memancing buaya tersebut.

Nominal yang dikeluarkan oleh Tili pun terbilang cukup banyak. "Habis uang sekitar Rp 4 juta, kalau ayam sekitar 35 ekor sama merpati," ungkap Tili dalam keterangannya, Senin (7/2).


Dalam menangkap buaya tersebut, Tili mengungkapkan dengan menggunakan tali yang panjangnya sekitar 300 meter. Namun kini tali tersebut hanya tersisa 100 meter lantaran ada yang mencurinya.

"Pokoknya kalau tali ada sekitar 300 meter dan tinggal 100 meter dicuri orang tapi saya ikhlaskan," terang Tili. "Saya jeratnya pakai tali kapal karena tidak ada modal makanya saya sambung-sambung saja."

Lebih lanjut, Tili mengatakan bahwa semua biaya yang telah dikeluarkannya dalam rangka menangkap buaya "berkalung" ban itu adalah menggunakan uang pribadinya. Atas aksi yang telah dilakukan oleh Tili itu, mendapatkan banyak pujian dari warga sekitar. Bahkan menyebut Tili lebih hebat daripada Panji Sang Petualang.

Tili mengungkapkan bahwa dirinya sudah selama tiga pekan berniat menangkap buaya tersebut. Diakuinya, setiap sore ia memasang dan melempar umpan yang terikat tali ke sungai sekitar. "Kadang umpannya merpati, kadang ayam," imbuhnya.

Setelah memasang umpannya itu, Tili akhirnya berhasil menangkap buaya tersebut. Tak sendiri, Tili dibantu oleh warga setempat yang menonton aksinya itu. Adapun alasan dibalik menangkap buaya itu adalah lantaran merasa kasihan telah terlilit ban selama bertahun-tahun.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait