Sambut Agenda Kenegaraan Presidensi G20, TMII Bersolek Habis-habisan
Instagram/tmiiofficial
Nasional

Dalam rangka menyambut agenda kenegaraan secara internasional, TMII pun berbenah diri atau melakukan revitalisasi. Adapun agenda kenegaraan yang dimaksud adalah Presidensi G20.

WowKeren - Seperti yang diketahui, Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Presiden G20. Adapun gelaran agenda internasional ini diketahui dilaksanakan di dua tempat yakni Bali dan DKI Jakarta.

Menyambut gelaran agenda kenegaraan itu, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diketahui akan direnovasi. Adapun rencana untuk meremajakan atau merevitalisasi TMII itu merupakan bagian dari persiapan Presidensi G20, termasuk acara puncak KTT G20 di Bali pada November mendatang.

Berdandan atau bersolek cantik TMII itu merupakan upaya untuk menarik perhatian para tamu dari Delegasi KTT G20 di Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama In Journey Dony Oskaria beberapa waktu lalu.

"Proses revitalisasi TMII diharapkan selesai pada Oktober 2022, untuk beberapa area utama," tutur Dony. "Tentu saja, proses ini akan melibatkan banyak pihak yang memiliki kompetensi dan memahami esensi dari keberadaan TMII pada awalnya."


Dony menuturkan bahwa rencana bebenah TMII itu saat ini memang masih dalam pembahasan mengenai jam operasional, selama proses renovasi berlangsung. Di sisi lain, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko atau TWC dan Kementerian Sekretarian Negara yang masih membahas tentang jam operasional supaya TMII tetap dibuka secara parsial meski dalam tahap revitalisasi.

Lebih lanjut, Dony menuturkan bahwa revitalisasi TMII itu diharapkan menjadikan tempat wisata itu sebagai The Ultimate Showcase of Infonesia. Nantinya, TMII disebut mengusung konsep Indonesia Opera yang mempresentasikan keragaman dan kekayaan potensi daerah dan budaya Indonesia secara modern dan inspiratif.

Dony lantas mengatakan dengan area seluas kurang lebih 150 hektare, TMII merupakan rangkuman kebudayaan Tanah Air, yang mencakup berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat 26 provinsi Indonesia, sejak tahun 1975. Namun kini akan disesuaikan dengan jumlah provinsi Indonesia yang ada sekarang.

Selain itu, kata Dony, TMII juga menampilkan berbagai anjungan daerah berasiktetur tradisional dan rumah adat yang mempesona. Kemudian juga menampilkan aneka busana, tarian, serta tradisi daerag dan seluruh nusantara.

Selanjutnya, di tengah-tengah TMII juga terdapat sebuah danau yang menggambarkan miniatur kepulauan Indonesia. Hal ini pun kerap digunakan sebagai wisata edukasi yang menampilkan kebhinekaan, edukasi pulau-pulau Indonesia.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait