Minggu (20/2) pagi tadi, sebuah pasar di Kabupaten Tangerang mengalami kebakaran besar. Meski banyak kios yang terbakar, namun peristiwa nahas itu tidak memakan korban jiwa.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Minggu, 20 Februari 2022 - 13:41 WIB
WowKeren - Pada Minggu (20/2) hari ini, peristiwa nahas menimpa Pasar Gembong, Kampung Gembong, Tangerang. Pasar Gembong diketahui mengalami kebakaran sehingga 102 kios dan los para pedagang hangus terbakar.
"Sebanyak 102 kios dan los yang ada di sana (Pasar Gembong) ludes dilalap si jago merah," tutur Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir di Tangerang, Minggu (20/2).
Abdul menuturkan bahwa 102 kios dan los yang hangus itu di antaranya adalah 50 unit kios buah-buahan, sembako, pakaian/baju, sayuran, bakso, dan lain-lain. Ia mengungkapkan dalam memadamkan api itu pihaknya menerjunkan lima unit mobil pemadam kebakaran dengan 30 personel yang dibantu oleh 20 unsur TNI dan Polri.
Lebih lanjut, Abdul mengungkapkan bahwa api bisa dipadamkan pada pukul 05.15 WIB dan hingga saat ini masih proses pendinginan. Menurutnya, kebakaran tersebut berawal dari salah satu toko pakaian yang diduga akibat hubungan arus pendek atau korsleting listrik.
Meski dalam peristiwa nahas itu tidak ada jumlah korban jiwa, namun kata Abdul, kebakaran tersebut menanggung kerugian yang ditaksir mencapai Rp1 miliar. "Selain petugas Damkar yang terlibat dalam pemadaman api, ada juga dari Kodim 0510/ Tigaraksa, Polsek Balaraja dan masyarakat," tutur Abdul.
Sementara itu, berdasarkan keterangan saksi yang juga merupakan petugas keamanan Pasar Gembong, Apud mengatakan bahwa ia pertama kali melihat kepulan asap hitam berasal dari lapak sembako yang ada di dalam pasar. Ia mengungkapkan kala itu tengah melakukan patroli di pasar sekitar pukul 03.00 WIB.
"Waktu itu saya melihat api langsung membesar, setelah itu saya menghubungi pengelola Pasar Gembong yang kebetulan letak rumah beliau tidak jauh dari pasar," ungkap Apud dalam keterangannya, Minggu (20/2).
Selanjutnya, Apud bersama pengelola Pasar Gembong pun kembali ke lokasi kebakaran. Mereka pun lantas melaporkannya kepada BPBD Kabupaten Tangerang.
(wk/tiar)