Jalan Tol Hingga Bandara di Bali Bakal Tutup Selama Peringatan Hari Raya Nyepi
Nasional

Jalan tol Bali Mandara dan Bandara I Gusti Ngurah Rai bakal tutup sementara selama Hari Raya Nyepi. Jalan tol dan bandara akan kembali dibuka pada Jumat (4/3) mendatang.

WowKeren - Sejumlah persiapan dilakukan jelang Hari Raya Nyepi tahun Saka 1944 di Bali. Di antaranya termasuk penutupan sementara operasional jalan tol Bali Mandara dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

PT Jasamarga Bali Tol (JBT) menutup sementara operasional jalan tol Bali Mandara selama perayaan Nyepi yang jatuh pada Kamis (3/3). Informasi penutupan sementara jalan tol tersebut diumumkan oleh Direktur Utama Jasamarga Bali Tol, I Ketut Adiputra Karang.

"Dengan ini diberitahukan kepada masyarakat luas, khususnya pengguna jalan tol bahwa dalam rangka perayaan Hari Raya Suci Nyepi, serta dalam rangka turut melestarikan nilai budaya dan kearifan lokal, maka operasional Jalan Tol Bali Mandara akan ditutup sementara," ujar I Ketut Adiputra Karang dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/3).

Operasional jalan tol Bali Mandara secara keseluruhan ditutup sementara selama 32 jam, mulai pada Rabu (2/2) pada pukul 23.00 WITA. Jalan tol Bali Mandara akan dibuka kembali pada Jumat (4/3) mulai pukul 07.00 WITA.

"Dalam kesempatan yang baik ini, kami atas nama seluruh jajaran komisaris, direksi, dan karyawan PT Jasamarga Bali Tol mengucapkan selamat Hari Raya Nyepi, Tahun Caka 1944. Semoga kedamaian dan kesejahteraan selalu menyertai kita semua," sambung I Ketut Adiputra Karang.


Sementara itu, PT Angkasa Pura I (Persero) juga akan menghentikan operasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali selama 24 jam saat Nyepi. Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali Taufan Yudhistira mengatakan penutupan operasional dilakukan mulai Kamis (3/3) pada pukul 06.00 Wita, sampai Jumat (4/3) pukul 06.00 Wita.

"Mulai pukul 06:00 Wita sampai Jumat 06:00 Wita, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, itu tutup secara operasional, selama 24 jam," kata Taufan, Selasa (1/3).

Meski begitu, pihaknya menyebut akan ada pengecualian dalam penutupan tersebut. Pengecualian itu akan diberikan bila ada penerbangan emergency landing atau penerbangan medical evacuation yang sifatnya emergency.

Sejumlah petugas akan tetap berjaga untuk mengantisipasi kedaruratan itu. Ia menambahkan selama perayaan Nyepi, seluruh lampu penerangan akan dimatikan di Bandara I Gusti Ngurah Rai.

"Semua dalam kondisi mati tetapi memang di titik tertentu kami tetap standby dalam artian ada cahaya tapi tidak terlalu signifikan," pungkasnya.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait