Rizky Nazar dan Syifa Hadju menceritakan tantangan ketika bermain dalam series '17 Selamanya' yang punya cerita berbeda. Lantas bagaimana tanggapan masyarakat terhadap series ini?
- Marina Larasati
- Rabu, 02 Maret 2022 - 19:55 WIB
WowKeren - Rizky Nazar baru saja merampungkan kewajibannya menjalani rehabilitasi narkoba di. Setelah permasalahan hukum yang menjeratnya, Rizky tentu ingin kembali berkarya dan menyapa para penggemarnya.
Tak lama lagi, series yang dibintangi oleh Rizky Nazar akan segera tayang. Series bergenre romance-history berjudul "17 Selamanya" itu menampilan Rizky Nazar dan Syifa Hadju sebagai bintang utamanya.
Bukan drama biasa, series tersebut juga mengandung unsur sejarah yang disisipkan oleh sang sutradara, Hanung Bramantyo. Rizky Nazar berperan sebagai remaja SMA bernama Putra. Aktor tampan itu mengaku sangat senang bermain dalam series tersebut karena ceritanya yang baru.
"Ceritanya bagus, ini mernarik banget dan baru buat aku. Punya latar yang kayak jaman dulu wah seru sih," ujar Rizky Nazar saat ditemui WowKeren di bilangan Thamrin Jakarta, Rabu (2/3).
Sementara Syifa mendapat peran sebagai Dawai, anak perempuan yang abadi dan tak bertambah tua di usia 17 tahun. Di sini tantangan Syifa Hadju memerankan karakter yang berbeda dari sebelumnya.
"Aku biasanya terlihat jadi gadis SMA yang gemas. Di sini aku lebih dewasa bijaksana, ya lebih berat lah, dan Dawai karakternya kompleks banget lah," papar Syifa Hadju.
"Susah banget (perankan tokoh Dawai) karena aku nggak boleh ngomong kek anak Jaksel kek right now. Aku kan ceritanya udah tua di sini. Initinya banyak banget tantangannya yang kadang aku nggak sadar aku ngomong kasual dan terlalu santai jadi harus diingetin kalo aku perannya Dawai," sambungnya. "Terus harus memasukan background psikologi seseorang yang sudah tua ke dalam badan anak umur 17 tahun tapi penyampaian diminta Mas Hanung cara penyampaian jangan terlalu baku sehingga orang paham maksud saya. Itu yang buat susah."
Lain halnya dengan Syifa, Rizky Nazar justru sangat menikmati perannya sebagai Putra. Ia bahkan belajar sejarah untuk mendalami perannya.
"Seneng sama sejarah makanya cocok sama Dawai, karena Dawai sebagai saksi hidup sejarah yang ternyata ada fakta-fakta sejarah yang Putra tidak tahu. Jadi seru, dan cari tahu sedikit soal sejarah," tutur Rizky.
Baik Rizky maupun Syifa tak sabar menunggu series ini segera tayang. Mereka juga senang sekaligus tak menyangka jika series ini mendapat tanggapan positif dari masyarakat.
"Ternyata antusiasnya banyak banget, banyak nagih. Jadi seneng banget ada yang nungguin," tutup Syifa Hadju.
(wk/lara)