Menjelang gelaran MotoGP Indonesia 2022, Sirkuit Mandalika terus melakukan perbaikan. Hal ini menindaklanjuti kondisi aspal yang sempat dikeluhkan pebalap saat tes pramusim.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Sabtu, 05 Maret 2022 - 09:21 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, beberapa waktu lalu, Indonesia telah menggelar tes pramusim MotoGP Mandalika 2022 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun pada gelaran tersebut, tak sedikit pebalap yang mengeluhkan banyak batu kerikil yang beterbangan.
Menanggapi keluhan tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Menteri BUMN Erick Thohir pun bersinergi untuk melakukan pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika.
Mengingat gelaran MotoGP 2022 yang sudah ada di depan mata yakni 18-20 Maret mendatang, Sirkuit Mandalika pun terus melakukan perbaikan. Kekinian, pengelupasan aspal Sirkuit Mandalika hampir selesai, sehingga lintasan sudah siap untuk dilapisi dengan aspal baru.
Adapun pengaspalan baru itu diketahui dimulai dari sebelum tikungan 17 sampai dengan setelah tikungan 5. Pengelupasan aspal ini pun ditargetkan harus selesai pada Jumat (4/3) kemarin.
Pengelupasan aspal itu sendiri merupakan langkah awal sebelum pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika. Begitu juga dengan pengikisan di area kerb sebagai batas pengelupasan, dengan sisa waktu 14 hari menjelang MotoGP Mandalika.
Alat berat pun dikerahkan untuk memindahkan kerikil bekas pengelupasan ke dump truck. Sementara untuk hasil debu dan kerikil yang tersisa langsung diangkut dengan menggunakan alat berat khusus untuk dilakukan pembuangan.
Sementara untuk hasil pengelupasan ulang berupa batu dan kerikil tersebut diketahui dibuang di dekat tikungan 5 Sirkuit Mandalika sebagai tempat sementara. Nantinya, bekas pengelupasan aspal itu akan diangkut kembali dan dibuang ke tempat yang telah ditentukan sebelumnya.
PT. PP selaku kontraktor dalam hal pengaspalan ulang Sirkuit Mandalika itu pun memastikan bahwa pekerjaannya itu dilakukan dengan teliti dan hati-hati. Pihaknya pun memastikan bahwa benda asing seperti oli, bensin, dan cairan lainnya dipastikan tidak akan tertimbun saat proses pengaspalan ulang. Sebab, cairan tersebut dapat merusak kualitas aspal dan memiliki efek jangka panjang.
Di sisi lain, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria menyampaikan bahwa tikungan 1 sudah dibersihkan. Sementara itu, dari tikungan 2 menuju tikungan 5 saat ini sedang proses pembersihan.
Priandhi mengatakan bahwa sejak Selasa (2/3), sudah berlangsung simulasi atau uji coba kimia pengikat dicampur dengan aspal dan kerikil. Apabila tidak ada kendali pengaspalan ulang bisa dimulai Sabtu (5/3) hari ini.
"Kami bekerja keras agar selesai 10 Maret, kami juga sangat optimis," ujar Priandhi dalam keterangannya, Sabtu (5/3).
(wk/tiar)