1.524 WNI Tinggal di Sekitar Episentrum Gempa Jepang, KBRI Tokyo Ungkap Kondisi Terkini
Pixabay/ilustrasi/Angelo_Giordano
Nasional

Seribu lebih WNI ternyata tinggal di wilayah episentrum gempa berkekutan magnitudo 7,3 yang terjadi di Jepang. Lantas, bagaimana nasib para WNI yang tinggal di wilayah tersebut usai gempa?

WowKeren - Gempa 7,3 SR mengguncang Jepang pada Rabu (16/3) malam. Bencana gempa di Jepang itu pun turut memicu kekhawatiran warga Indonesia yang sanak saudaranya kini berada di Jepang.

Keluarga di Indonesia tampaknya bisa tenang. Kedutaan Besar RI di Tokyo telah berhasil melakukan komunikasi dan mengabarkan bahwa sejauh ini tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa gempa yang terjadi di Jepang Rabu malam tadi.

"KBRI telah melakukan komunikasi dengan simpul-simpul masyarakat di wilayah terdampak dan belum terdapat WNI yang terluka atau terdampak gempa. Hanya beberapa yang terdampak pemadaman listrik," kata KBRI Tokyo dalam sebuah pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (17/3).

Berdasarkan data KBRI Tokyo, jumlah WNI yang berada di Jepang sekitar 67 ribu orang. Sementara untuk jumlah WNI yang tercatat bertempat tinggal di sekitar episentrum gempa, di daerah pantai Barat Jepang, ada 984 WNI di Miyagi dan 540 WNI di Fukushima.


Diketahui bahwa gempa dengan skala 7,4 magnitudo mengguncang Jepang pada Rabu pukul 23.36 waktu setempat (21.36 WIB). Gempa berpusat di pesisir prefektur Fukushima dengan kedalaman sekitar 60 kilometer. Sementara itu, berdasarkan pemantauan media NHK di seluruh wilayah terdampak, hingga pukul 05.30 waktu setempat (03.30 WIB) terdapat dua korban jiwa dan 92 korban luka.

Gempa menyebabkan beberapa kerusakan hingga peringatan tsunami. Peringatan tsunami muncul bagi wilayah Fukushima dan Miyagi. Tapi kini peringatan tersebut telah dicabut pada Kamis (17/3) pukul 05.00 waktu setempat (03.00 WIB).

Gempa diketahui juga menyebabkan kereta Shinkansen keluar jalur di antara stasiun Fukushima dan Shiroishizao. Untungnya seluruh 96 penumpang dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak terdapat korban luka.

Sejumlah wilayah mengalami mati listrik, kebocoran air dan penghentian sementara jalur kereta tetapi tidak terdapat kerusakan bangunan yang parah. Menurut keterangan KBRI Tokyo, perusahaan pengelola pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Fukushima, TEPCO, juga telah menyatakan kondisi PLTN aman dan tidak terdapat perubahan tingkat radiasi.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait