Pada Selasa (22/3) sore, ada sebuah mobil pikap yang tiba-tiba berhenti di tempat pembuangan sampah. Tak lama kemudian, sang pengemudi turun dan membuang belasan karung berisi tomat segar.
- Bertilia Puteri
- Rabu, 23 Maret 2022 - 15:47 WIB
WowKeren - Ratusan kilogram tomat segar yang baru dipanen dibuang ke tempat pembuangan sampah di Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang Jawa Timur. Warga sekitar mengungkapkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Selasa (22/3) sore.
Kala itu, ada sebuah mobil pikap yang tiba-tiba berhenti di tempat pembuangan sampah. Tak lama kemudian, sang pengemudi turun dan membuang belasan karung berisi tomat segar.
"Tadi ada mobil pikap berhenti di sini, lalu buang tomat itu sambil menggerutu," ungkap salah seorang warga bernama Supri.
Supri menduga tomat dalam jumlah besar tersebut telah dikirim ke luar kota. Namun karena harganya yang murah, maka tomat-tomat tersebut akhirnya dibuang.
"Kayaknya habis kirim ke luar kota tadi tomatnya, paling murah makanya dibuang," tuturnya.
Supri juga menyatakan bahwa orang yang membuang ratusan kilogram tomat segar tersebut bukan warga sekitar. Oleh sebab itu, tidak ada yang mengenalinya.
"Belum pernah lihat mobilnya, orangnya juga bukan orang sini jadi enggak tahu siapa," katanya.
Berdasarkan pantauan di Pasar Baru Lumajang, harga tomat hanya berkisar Rp 4 ribu per kilogram. Padahal biasanya harga tomat di Pasar Baru Lumajang bisa mencapai Rp 16 ribu per kilogram.
"Harganya turun sudah beberapa hari ini, sekarang Rp 4 ribu satu kilonya," ungkap salah seorang pedagang bernama Topek.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lumajang, Hisbulloh Hadi Kurniawan, mengungkapkan bahwa harga tomat di pasaran terpantau relatif stabil. Meski demikian, Hisbulloh mengaku pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
"Kalau di pasar yang kita pantau harganya masih relatif stabil, nanti kami cek lagi lebih lanjut," ungkapnya.
Di sisi lain, harga kebutuhan pokok di beberapa daerah sudah mulai merangkak naik menjelang bulan Ramadhan. Di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, misalnya, harga komoditas sayuran hingga daging ayam sudah mulai naik.
Cabai merah naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 40 ribu dan bahkan menembus Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan bawang merah dan putih yang harga awalnya Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram telah naik menembus angka Rp 28 ribu per kilogram.
"Naik semuanya sampai timum naik pak. Wortel juga. Paling tinggi mah cabai merah," ungkap salah seorang pedagang sayuran di pasar Singaparna Tasikmalaya bernama Tini.
(wk/Bert)