Tiket Formula E Jakarta Belum Dijual Meski Digelar Juni, PSI Sebut Kalah Dengan Konser Justin Bieber
Nasional
Kontroversi Formula E

Menurut VP Communication Organizing Comittee Formula E Jakarta, Iman Sjafei, panitia baru akan membuka penjualan tiket usai finalisasi kapasitas penonton. Menurutnya, harga tiket akan diumumkan dalam waktu dekat.

WowKeren - Penjualan tiket Formula E Jakarta 2022 hingga kini masih belum mulai dibuka meski ajang balap tersebut akan digelar kurang dari 66 hari lagi. Menurut VP Communication Organizing Comittee Formula E Jakarta, Iman Sjafei, panitia baru akan membuka penjualan tiket usai finalisasi kapasitas penonton.

"Tiket saya belum bisa pastikan tanggalnya, tapi sudah enggak lama lagi, aku akan pastikan apakah minggu ini diumumkan karena kita menunggu finalisasi kapasitas," papar Iman, Senin (28/3). "Kalau sudah finalisasi kapasitas baru bisa menentukan harga tiket."

Iman menjelaskan bahwa harga tiket akan diumumkan dalam waktu dekat. Menurutnya, penjualan tiket juga tidak perlu menunggu pembangunan sirkuit selesai 100 persen.

"Enggak (menunggu pembangunan sirkuit selesai) ya, karena nanti penjualan tiket telat. Kalau sirkuit progresnya sudah oke banget kan, kayak lintasan, minggu lalu sudah 80-an persen," jelasnya.

Belum dibukanya penjualan tiket Formula E ini rupanya membuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) heran. Menurut PSI, penjualan tiket yang terus ditunda menandakan bahwa persiapan Formula E tidak matang.



"Kami mempertanyakan mundurnya jadwal penjualan tiket Formula E. Ini semakin aneh. Karena apa lagi, kalau bukan persiapannya yang kurang?" tutur Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Anggara Wicitra Sastroamidjojo, Selasa (29/3).

Lebih lanjut, Anggara mempertanyakan apakah waktu dua bulan saja cukup untuk penjualan tiket Formula E Jakarta. Ia mengungkapkan bahwa Formula E Vancouver dan New York saja sudah mulai menjual tiketnya empat bulan sebelum pelaksanaan acara.

"Coba lihat seri balapan di Vancouver dan New York. Formula E diselenggarakan pada pertengahan Juli 2022, tapi tiketnya sudah dijual dari bulan ini, empat bulan sebelum pelaksanaan," ungkapnya. "Ini kita pelaksanaan Juni, tapi penjualan tiket belum ada. Terus jadwal penjualannya diundur pula. Berarti kan kurang dari dua bulan saja promosinya. Apakah cukup?"

Penyelenggara Formula E lantas dimintanya untuk berkaca pada penjualan tiket acara lain. Salah satunya adalah konser Justin Bieber di Jakarta yang penjualan tiketnya sudah dibuka meski acaranya baru digelar November 2022 mendatang.

"Selain penjualan tiket Formula E di Vancouver dan New York, kalah sama jualan tiket konser Justin Bieber. Pelaksanaan konser masih di November 2022, tapi tiket sudah dijual hari ini," katanya. "Bahkan informasi terkait lokasi duduk, harga, sudah bisa diakses dari sebelum penjualan tiket dibuka. Permintaan tinggi kalau Bieber. Pemprov insecure pasti lihat Justin Bieber. Ini baru namanya enggak main-main."

Anggara lantas mengingatkan Pemprov DKI untuk tidak menyepelekan Formula E. Ia menilai kegagalan Formula E Jakarta dapat mempengaruhi citra Ibu Kota dan bahkan Indonesia.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts