H. Faisal Curhat Pilu Suasana Lebaran Tanpa Bibi Andriansyah, Akui Masih Terbesit Pertanyaan Ini
instagram/opah_faisal
Selebriti
Vanessa Angel Meninggal

H. Faisal beberkan suasana dalam keluarga jelang menyambut datangnya Hari Raya perdana tanpa Bibi Andriansyah, akui masih terbesit pertanyaan ini setiap teringkat akan sosok sang putra.

WowKeren - Hari Kemenangan akan segera tiba bagi umat muslim yang telah menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Tak lama lagi umat Muslim di Indonesia dan seluruh penjuru dunia akan menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. Tentunya setiap momen Hari Lebaran ini pun menyimpan cerita yang beragam bagi setiap yang menjalankannya, termasuk dari keluarga H. Faisal.

Ayah mendiang Bibi Andriansyah ini menceritakan mengenai kondisi keluarganya jelang perayaan Hari Lebaran tahun ini. Tentu saja ada yang berbeda terlebih setelah kepergian sang putra tercinta Bibi sekaligus menantu kesayangannya yakni almarhumah Vanessa Angel.

H. Faisal tak memungkiri jika suasana dalam keluarganya terasa berbeda di lebaran kali ini. Terlebih kali ini sosok Bibi Andriansyah tak lagi bersama mereka.

“Sebenarnya suasana bagi saya, mungkin bagi istri saya juga, atau katakanlah bagi keluarga saya, suasana tuh memang terasa sangat berbeda. Semenjak almarhum tidak ada, itu suasana sangat berbeda,” curhat pilu H. Faisal seperti dalam tayangan Cumicumi.



Tentu saja bukan hal yang mudah bagi H. Faisal untuk melepas kepergian sang putra. Bahkan hingga saat ini air matanya sulit dibendung setiap mengingat sosok Bibi dan Vanessa.

Misalnya saja baru-baru ini saat ada orang yang membongkar kebaikan almarhum semasa hidup. Selain perasaan senang, namun kesedihan dan kerinduan juga membayangi hati H. Faisal setiap teringat dengan mendiang Bibi. Saat itu pula pertanyaan yang sama kembali terbesit terkait kepergian sang putra tercinta.

“Saya sangat sulit untuk melupakannya. Saya sempat menangis tadi. Saya belum pernah, anak saya yang namanya (almarhum) Febri ini membantah saya,” cerita H. Faisal. “Kadang saya berpikir kenapa anak saya harus mendahului saya? Kenapa dia dipanggil terlalu cepat? Kadang-kadang saya berpikir ke situ. Rasanya kita sebagai orangtua sudah membayar utang kepada anak,” ungkap H. Faisal.

Namun ayah Fujianti Utami ini membantah jika dirinya belum merelakan kepergian Bibi. Hanya saja sebagai orangtua, pertanyaan itu tanpa sadar terus terbesit setiap saat ia merindukan sang putra. Jika kesedihan itu melanda, satu-satunya cara yang dilakukan H. Faisal tak lain adalah mengunjungi makam sang putra bersama istrinya.

“Bukan saya tidak pasrah. Bukan saya tidak rela. Bukan saya tidak menerima, tapi selalu pertanyaan-pertanyaan itu ada juga di pikiran saya,” tegas H. Faisal. “Mamanya bilang: Ya sudahlah Pa, kita jalan ke makam. Jadi makanya kenapa kami sering ke makam, karena kesedihan itu sudah tidak terbendung lagi. Itu pulang baru plong,” paparnya mengakhiri.

(wk/sept)


You can share this post!


Related Posts