Timbulkan 16 Korban, Pengunjung Ungkap Detik-Detik Ambrolnya Seluncuran di Kenjeran Park Surabaya
Unsplash/Yuriy Vinnicov
Nasional

Menurut data kantor SAR Surabaya, korban insiden itu rata-rata merupakan warga Kota Pahlawan tersebut. Namun ada dua orang korban yang merupakan warga luar kota.

WowKeren - Wahana seluncuran di kolam renang Kenjeran Park Surabaya, Jawa Timur, dilaporkan ambrol pada Sabtu (7/5) siang ini. Jumlah korban insiden tersebut bertambah menjadi 16 orang, sebagian besar masih berusia belasan tahun.

"Total ada 16 korban, delapan masuk Soewandhie, delapan di RSUD dr Soetomo," ungkap Wiwiek Widayati selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Surabaya.

Menurut data kantor SAR Surabaya, korban rata-rata merupakan warga Kota Pahlawan tersebut. Namun ada dua orang korban yang merupakan warga luar kota.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Kenjeran Park mengungkapkan detik-detik ambrolnya seluncuran tersebut. Warga Gubeng, Surabaya, bernama Apit mengunjungi Kenjeran Park bersama istri dan dua anaknya. Namun saat tengah asyik menikmati kolam renang, anak Apit nyaris tertimpa patahan seluncuran tersebut.

"Posisi saya ada di bawah seluncuran. Anak saya nyaris tertimpa patahan dari seluncuran yang ambrol," jelas Apit kepada suarasurabaya.net.

Menurut Apit, seluncuran tersebut baru dibuka siang hari meski kolam renang telah dibuka sejak pagi. Seluncuran tersebut kemudian jatuh menghantam lantai semen dari ketinggian 10 meter.


"Jadi kolam renang sudah buka sejak pagi, tapi seluncuran ini baru dibuka siang," terangnya. "Seluncuran jatuh dalam posisi terbalik, pas kejadian saya ikut membantu membalik dan banyak korban di bawahnya."

Apit mengungkapkan bahwa para korban mengalami luka-luka. Ia juga mengatakan ada korban yang mengalami pendarahan.

Nasib baik dialami Apit karena ia tidak menjadi korban meski sempat berseluncur di wahana itu. Sebelum kejadian, tutur Apit, seluncuran itu telah dipadati pengunjung dan banyak orang bergerombol di atasnya.

"Saya juga sempat seluncuran dan pada tangga ketiga sudah penuh dengan pengunjung," paparnya.

Sebelumnya, Plt BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun membenarkan kejadian ambrolnya perosotan kolam renang di Kenpark. Berdasar laporan yang ia terima, tragedi ini terjadi pukul 13.45 WIB.

Satu anak yang menjadi korban insiden tersebut dilaporkan mengalami cedera pada bagian kepala. Anak tersebut diindikasi mengalami gegar otak, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Tiga korban lainnya dikabarkan mengalami close fraktur alias patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Para korban ini juga dirujuk ke rumah sakit guna melakukan penanganan intensif.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait