Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Tol Surabaya-Mojokerto yang Tewaskan 15 Orang
Pexels/Ilustrasi
Nasional

Bus pariwisata yang menuju ke Kota Surabaya, Jawa Timur, tersebut diketahui menabrak tiang pemberitahuan atau Variable Message Sign (VMS) yang terletak di pinggir bahu jalan tol.

WowKeren - Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan warga Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur, mengalami kecelakaan di KM 712 Jalan Tol Mojokerto-Surabaya pada Senin (16/5) hari ini. Rombongan tersebut sempat berwisata ke Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, dan dalam perjalanan pulang ke Surabaya kala mengalami kecelakaan tunggal.

Bus PO Ardiansyah tersebut diketahui menabrak tiang pemberitahuan atau Variable Message Sign (VMS) yang terletak di pinggir bahu jalan tol. Hal tersebut membuat bus terguling dan menewaskan belasan orang penumpang. Sopir bus diduga mengantuk dan kini tengah menjalani perawatan karena mengalami luka berat.

Kecelakaan tersebut bermula kala bus pariwisata yang mengangkut 25 orang itu melaju dari arah Yogyakarta menuju Surabaya. Bus dilaporkan melaju dengan kecepatan sedang di jalur lambat.

Namun setibanya di lokasi kejadian, bus tersebut oleng ke kiri dan menabrak tiang pemberitahuan yang terletak di pinggir bahu jalan tol. Menurut Kasat PJR Ditlantas Polda Jawa Timur, AKBP Dwi Sumrahadi, kecelakaan itu terjadi pada hari Senin sekitar pukul 06.00 WIB.



"Dugaan awal, driver mengantuk. Perlu waktu pemeriksaan mendalam karena sopir mengalami luka berat," ungkap Dwi dilansir Kompas.com.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyebut kecelakaan tersebut disebabkan oleh kesalahan manusia alias human error. Adapun human error yang dimaksud adalah sopir yang mengemudikan bus diduga dalam kondisi lelah hingga mengantuk.

"Sementara data lapangan yang kami dapatkan, penyebab laka ini human error," paparnya. "Jadi sopir cadangan ini kelelahan atau kemungkinan juga mengantuk."

Hingga Senin pukul 11.00 WIB, korban meninggal telah bertambah menjadi 15 orang. Awalnya, ada 13 jenazah korban kecelakaan yang dibawa ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto. Namun kemudian ada dua orang korban lain yang meninggal dunia di rumah sakit.

"Total korban 15 orang meninggal dunia dari 25 penumpang. Sementara masih mendata karena kami fokus TKP di sana yang kemudian kita turunkan tim TAA dari Ditlantas Polda Jatim," jelas Dwi.

(wk/Bert)


You can share this post!


Related Posts