Lagu PSY 'That That' Sukses Besar, Rahasia Koreografi Nagih Terbongkar
Instagram/42psy42
Musik

Lagu baru PSY berjudul 'That That' sukses besar hingga sudah ditonton 100 juta kali. Dancer ini menjelaskan alasan mengapa koreografi lagu ini sangat nagih, begini penjelasannya.

WowKeren - PSY memang jago memproduksi lagu-lagu yang cepat viral baik di dalam maupun luar negeri. Selain menyuguhkan musik upbeat menarik banyak pendengar, dance PSY juga digemar oleh banyak pihak.

Saluran STEEZY YouTube yang terdiri dari Clay Boonthanakit dan Dominique David membongkar alasan lagu PSY "That That" yang diproduksi Suga BTS (Bangtan Boys) punya tarian yang memorable. “That That” telah sukses besar dengan MV yang sudah ditonton lebih dari 100 juta kali hanya dalam satu minggu setelah dirilis. Lagu tersebut memulai debutnya di tangga lagu Billboard Hot 100.

Secara khusus, mereka fokus pada gaya menari PSY yang “tidak konvensional”. Mereka menganggapnya sebagai nilai jual paling kuat dalam penampilannya dan menjadikannya ikonik..

"Saya pikir menarik bahwa kamu menyebutkan bahwa (gerakannya) tidak konvensional. Karena kurasa banyak gerakannya didasarkan pada aktivitas pejalan kaki. Dan kemudian mereka membuatnya menjadi tarian, yang sangat membuat ketagihan. Jadi saat kamu melihatnya kamu jadi, 'Oh, saya menangkapnya sebagai jalan-jalan.' Tapi punya PSY menghubunkan banyak orang dan menghibur," terang Dominique.



Clay lalu menyorotinya sebagai pejalan kaki penuh komitmen. Dengan kata lain, dua dancer itu fokus pada komitmen mutlak PSY untuk menari dan energinya yang tinggi. Gerakan-gerakan besar yang dilakukan merupakan satu rahasia lagi mengapa dance "That That" semakin nagih. Berbeda apabila PSY sengaja memperumit tariannya.

Clay mengatakan, "Kurasa seperti orang yang terlalu memperumit tarian. Dan mereka seperti 'Anda harus bergerak.' Tapi gerakan tidak lain adalah pose atau gerakan yang benar-benar berkomitmen."

Namun meskipun PSY benar-benar berkomitmen pada gerakan tariannya, Dominique menunjukkan bahwa koreografinya masih disusun dengan cerdik. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan energi secara bertahap. Clay bahkan menyarankan bahwa bagian dari pesona gerakannya hanyalah fakta bahwa mereka sangat berbeda dari koreografi biasanya.

Meski gerakannya sederhana, PSY mampu mengubah koreografi menjadi ikonik dengan komitmen dan menangkap alur pada musik. Menurut Clay, tarian PSY bukan lagi dipasarkan untuk penggemar K-Pop melainkan media secara keseluruhan.

Di atas segalanya, baik Clay dan Dominique setuju bahwa komitmen PSY yang berlebihan adalah yang benar-benar menjual tariannya. Selain itu, PSY juga sangat menikmati penampilannya yang juga membuat orang lain ikut terpukau.

(wk/inta)


You can share this post!


Related Posts