Mendag Lutfi Bakal Dipanggil Komisi VI DPR Bahas Masalah Migor, Ingin Pastikan Hal Ini
Instagram/mendaglutfi
Nasional
Kelangkaan Minyak Goreng

Komisi VI DPR RI bakal memanggil Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi untuk menjelaskan sejumlah persoalan terkait kasus minyak goreng. Mendag Lutfi rencananya bakal dipanggil minggu depan.

WowKeren - Kasus korupsi minyak goreng terus diusut. Terbaru, Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi pun bakal ikut dipanggil untuk memberikan penjelasan soal perkembangan kasus mafia minyak goreng tersebut. Pemanggilan itu dilakukan Komisi VI DPR.

komisioner Komisi VI DPR, Andre Rosiade mengungkap pihaknya bakal memanggil Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi untuk memberikan penjelasan terkait perkembangan kasus minyak goreng. Ada beberapa hal yang mesti dijelaskan Lutfi selaku mendag adalah terkait distribusi minyak goreng curah di seluruh Indonesia.

"Insyallah hari Selasa kalau Pak Mendag-nya enggak keluar negeri, Selasa siang jam 2 Komisi VI akan mengundang Menteri Perdagangan rapat kerja dengan komisi VI," ungkap Andre kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Jumat (20/5).

Sebagai informasi, sejauh ini pemerintah berencana menerapkan program minyak goreng rakyat untuk memastikan ketersediaan minyak goreng curah dengan harga terjangkau, Rp14 ribu per liter.



"Kita ingin memastikan Pak Menteri Perdagangan memastikan distribusi 10 ribu titik di seluruh Indonesia itu bisa berjalan dengan benar. Bukan hanya laporan di atas kertas seperti laporan DMO (Domestic Market Obligation) dan DPO (Domestic Price Obligation)," jrlas Andre.

Andre menyindir pernyataan Mendag Lutfi soal laporkan pada DPR terdapat 702 juta liter dan telah terdistribusi 551 juta liter. Padahal menurut Andre, faktanya masih terjadi kelangkaan selama berminggu-minggu.

"Jangan sampai nanti ada program minyak goreng rakyat ini, ada 10 ribu titik seluruh Indonesia mendistribusikan minyak goreng dengan HET 14 ribu itu dapat laporan yang di atas kertas saja tidak real dirasakan oleh masyarakat. Harapan kita ini bisa real," beber Andre.

Pemanggilan Lutfi itu rencananya juga bakal beragendakan pembahasan peningkatan kapasitan PTPN dan keterlibatan BUMN pangan untuk membantu pemerintah mendistribusikan minyak goreng. Sebelumnya DPR sudah sempat berencana memanggil Mendag Lutfi usai Kejagung mengumumkan tersangka kasus korupsi migor. Namun sayangnya, rencana pada April lalu itu tidak terealisasi.

"Kita [juga] akan mendorong Mendag mengaktifkan penyidik PNS-nya untuk mengejar pelaku mafia minyak goreng dan penimbunan minyak goreng," pungkas Andre.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts