Minta Dubes Inggris Diusir Usai Kibarkan Bendera LGBT, PA 212: Jelas Pelecehan!
Pixabay/Jaxor84
Nasional
Dubes Inggris Kibarkan Bendera LGBT

Pengurus PA 212 meminta pengusiran Dubes Inggris dari Indonesia buntut pengibaran bendera LGBT. Aksi Kedubes Inggris itu dituding sebagai pelecehan hingga provokasi.

WowKeren - Aksi Kedubes Inggris pamer kibarkan bendera LGBT di Indonesia sukses memicu kemarahan dan protes dari berbagai pihak. Termasuk PA 212 yang menuntut pengusiran Duta Besar (Dubes) Inggris dari Indonesia.

"Bila perlu melakukan tindakan pengusiran terhadap duta besar Inggris untuk Indonesia," ungkap salah satu pengurus PA 212, Aziz Yanuar, dalam keterangannya, mengutip Senin (23/5).

Tak hanya itu, Aziz juga menuntut Pemerintah Indonesia untuk menghentikan pelecehan dan tindakan provokatif yang dilakukan oleh kedutaan besar Inggris untuk Indonesia.

Indonesia adalah negara yang dibangun dengan berdasarkan pada Ketuhanan Yang Maha Esa seperti yang tertuang pada Pancasila. Karena itu, Aziz menilai aksi yang dilakukan Kedubes Inggris adalah sebuah bentuk pelecehan dan tindakan provokatif.

"Karena itu apa yang dilakukan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia adalah jelas pelecehan dan tindakan provokatif bagi nilai-nilai ilahiah yang sakral bagi bangsa Indonesia," jelas Aziz.



Selain itu, Aziz menegaskan bahwa LGBT merupakan perilaku menyimpang yang perlu diobati. Bukan sebaliknya dilakukan propaganda sebagai perilaku normal. Karena itu, Ia meminta pemerintah perlu tindakan tegas dari dalam menanggulangi penyimpangan tersebut.

"Menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk bersatu padu melakukan penangkalan terhadap propaganda sesat pengusung normalisasi perilaku menyimpang homoseksual,lesbian biseksual dan transgender," tegas Aziz.

Seperti diketahui, Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris sebelumnya membuat heboh dengan mengunggah foto melalui laman instagram @ukinindonesia. Foto itu memperlihatkan bendera pelangi simbol kaum LBGT yang berkibar di halaman Kedubes Inggris di kawasan Kuningan, Jakarta.

Dalam unggahan itu Inggris menilai penting mengambil sikap untuk sebuah nilai yang dianggap benar. Bahkan, sekalipun sikap tersebut tidak nyaman bagi teman.
Postingan itu pun berbuntut panjang. Kedubes Inggris di Indonesia pun mendapat banyak kritik dan kecaman dari berbagai pihak. Mereka menilai Kedubes Inggris tidak sensitif.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia bahkan menilai tindakan Kedubes Inggris itu telah menciptakan polemik di tengah masyarakat Indonesia. Para petinggi ormas seperti Muhammadiyah dan MUI pun sudah bereaksi keras mengkritisi tindakan Kedubes Inggris tersebut.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts