Dalam forum dialog Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang digelar pada Jumat (27/5), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyampaikan rasa terima kasihnya atas undangan tersebut.
- Bertilia Puteri
- Jumat, 27 Mei 2022 - 23:57 WIB
WowKeren - Presiden Joko Widodo dikerahui telah mengundang Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk hadir dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada bulan November 2022 mendatang. Dalam forum dialog Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) yang digelar pada Jumat (27/5), Presiden Zelensky menyampaikan rasa terima kasihnya atas undangan tersebut.
"Saya sangat berterima kasih kepada pemimpin Anda, Presiden Indonesia, atas undangannya ke KTT G20 musim gugur ini. Kami menerima undangan ini dengan hormat dan gembira," ujar Zelensky.
Meski demikian, Zelensky mengisyaratkan tidak akan bisa memenuhi undangan tersebut secara langsung. Pasalnya, Zelensky mengaku tidak bisa meninggalkan Ukraina.
"Saya tidak bisa meninggalkan Ukraina dan saya tidak bisa pergi ke mana pun secara pribadi karena saya tinggal bersama rakyat saya. Mereka membutuhkan dukungan saya dan saya membutuhkan dukungan mereka di sini, jika perang berlanjut," jelasnya. "Saya akan bergabung dengan Anda jika tidak ada perang dan jika masih ada perang dan dapat dilakukan secara online, jika pemimpin Anda dapat menerima opsi ini."
Sejak mengalami konflik dengan Rusia, Presiden Zelensky diketahui memang tetap bertahan di Ibu Kota Ukraina, Kyiv. Ia juga kerap bergerak untuk mengecek titik serangan seperti Bucha.
Kondisi ekonomi di Ukraina kini tengah berantakan akibat konflik tersebut. Oleh sebab itu, G20 pun menjadi harapan bagi Ukraina.
"Saya harap G20 akan menemukan sebuah solusi pada perang ini," tukas Presiden Zelensky. "Kita harus bertindak hingga mereka (Rusia) menghentikan kebijakan agresi."
Di sisi lain, Jokowi tidak hanya mengundang Ukraina, namun juga Rusia untuk menghadiri KTT G20. Menurut Jokowi, ajang forum ekonomi global tersebut merupakan katalisator dalam pemulihan ekonomi dunia yang saat ini sangat bergantung kepada dua hal, yakni pemulihan pandemi COVID-19 dan perang Ukraina.
"Dalam konteks inilah, maka dalam pembicaraan per telepon kemarin (28 April) saya mengundang Presiden Zelensky untuk hadir dalam KTT G20," jelas Jokowi pada 29 April 2022 lalu.
(wk/Bert)