Program realitas kencan 'Eden, Descendants of Instinct' menuai kontroversi karena menghadirkan konten yang terlalu vulgar. Simak berita lengkapnya berikut ini.
- Eva Lestari
- Jumat, 17 Juni 2022 - 15:46 WIB
WowKeren - Program kencan iHQ "Eden, Descendants Of Instinct" langsung menuai kontroversi begitu menayangkan episode perdananya pada Selasa (14/6) lalu. Acara ini dikritik karena menghadirkan konten yang terlalu vulgar.
"Eden, Descendants of Instinct" juga kerap disebut sebagai "Too Hot To Handle" versi Korea. Ini adalah program realitas kencan yang mempertemukan sejumlah pria dan wanita untuk menemukan cinta mereka. Mereka dipersilakan mencari cinta sejatinya tanpa mengetahui usia maupun kekayaan satu sama lain saat tinggal di Rumah Eden yang sama.
Selain itu, konsep acara mengharuskan kontestan untuk berbicara secara informal yang cukup bertentangan dengan budaya masyarakat Korea. "Eden, Descendants of Instinct" juga tidak memiliki aspek lain yang membedakannya dengan acara kencan lain, sehingga memilih untuk menampilkan banyak skinship bahkan sejak episode pertama.
Setelah episode pertama ditayangkan, sejumlah pemirsa merasa tidak nyaman dengan konten vulgar yang dihadirkan oleh program ini. Pada pertemuan pertama di pantai, semua pemeran tampil dengan pakaian renang yang mengekspos tubuh mereka.
Selain itu, pada kegiatan pertama, ada adegan di mana peserta pria menyentuh pantat peserta wanita dengan dalih "melindunginya" dari bola demi memenangkan permainan. Mereka bahkan bergerak bersama-sama seolah mereka adalah satu tubuh.
"Eden House" memiliki 4 kamar untuk 3 dan 2 orang. Ada aturan bahwa peserta harus menggunakan kamar dengan lawan jenis tanpa syarat. Selain itu, "kencan ranjang" tingkat tinggi di mana kontestan pria dan wanita tidur bersama juga ditayangkan di layar kaca.
Dalam adegan di mana mereka tidur bersama di bawah selimut yang sama, tim produksi bahkan menyertakan caption yang terlalu sensual yakni "Lembut... itu terlalu keras." Pemirsa juga mengatakan bahwa "hak alokasi tempat tidur" yang diberikan kepada pemenang misi bisa menjadi "kejahatan di masyarakat".
Di atas segalanya, program ini dikiritik karena diberi rating PG-15 alih-alih PG-19. Ada banyak netizen yang berpendapat bahwa konten tersebut terlalu vulgar untuk acara yang hanya diberi peringkat PG-15.
Ketiga MC yakni Lee Hongki F.T. Island, Bomi A Pink dan Simez bahkan merasa terkejut dengan konten yang provokatif. Mereka melontarkan beberapa komentar seperti, "Ini adalah program kencan paling intens yang pernah kulihat", "Bisakah ini disiarkan?" dan "Itu terlalu dekat."
Bagaimana menurut kalian?
(wk/eval)