Musisi Asal Jepang Anggap Yoo Hee Yeol Tak Plagiat Karya Musiknya
Musik

Musisi asal Jepang Ryuichi Sakamoto yang merupakan komposer asli 'Aqua' menanggapi terkait isu tudingan plagiat dari Yoo Hee Yeol. Menurutnya, hal tersebut tak perlu dibawa ke ranah hukum.

WowKeren - Isu plagiat yang ditudingkan kepada musisi Yoo Hee Yeol atau yang juga dikenal sebagai Toy mendapat tanggapan dari penyanyi asal Jepang secara langsung. Ryuichi Sakamoto yang mempopulerkan lagu "Aqua" angkat bicara tentang tuduhan bahwa Yoo Hee Yeol menjiplak lagunya tersebut.

Tudingan plagiat karya musik ini awalnya bermula pada "A Most Private Evening" miliknya terdengar mirip dengan lagu "Aqua" milik musisi Ryuichi Sakamoto. Atas tudingan ini, Yoo Hee Yeol dengan tulus meminta maaf bahwa ia tidak sengaja membuat musiknya seperti lagu idolanya sendiri.

"Ryuichi Sakamoto adalah seorang seniman yang saya hormati sejak lama, seorang seniman yang paling mempengaruhi musik saya dari semua seniman di luar sana. Tampaknya saya secara tidak sadar menyusun akord yang mirip dengan akord yang melekat di kepala saya. Oleh karena itu, saya ingin menawarkan permintaan maaf yang tulus atas kegagalan saya dalam memeriksa secara menyeluruh bagian itu," ungkap Yoo Hee Yeol.

Menanggapi permintaan maaf tersebut, komposer Jepang tersebut menanggapi permintaan maaf publik yang dibuat Yoo Hee Yeol. Setelah diketahui bahwa lagunya "A Most Private Evening" terdengar seperti jiplakan "Aqua".


"Saya menghargai penggemar saya yang melaporkan insiden itu kepada saya dan niat jujur Tuan Hee Yeol Yoo untuk berbicara di depan umum tentang lagu tersebut. Musiknya memiliki kesamaan, tetapi saya tidak berpikir itu pada tingkat yang mengharuskan tindakan hukum apa pun untuk melindungi potongan 'Aqua.' Saya bisa melihat dia sangat menghormati komposisi saya," jelasnya.

"Saya memiliki beberapa karya yang memiliki pengaruh kuat yang jelas dari Bach dan Debussey yang saya cintai, hormati, dan dari siapa saya telah belajar banyak. Saya tidak bermaksud menempatkan diri saya pada level yang sama dengan Bach dan Debussey, jadi tolong jangan jangan salah paham. Setiap ciptaan dipengaruhi oleh seni yang ada (domain publik). Akan sangat bagus dan dihargai jika anda dapat memasukkan 5-10% orisinalitas anda ke dalamnya. Itu adalah pendapat lama saya," tutur Ryuichi Sakamoto.

"Saya masih mencoba yang terbaik untuk meningkatkan persentase orisinalitas saya pada setiap musik yang saya buat yang merupakan tantangan. Tapi itu membuat seni menjadi indah, saya pikir. Saya berterima kasih kepada Pak Yoo Hee Yeol dan dukungan murah hati penggemar saya. Semoga sukses dengan karya Pak Yoo Hee Yeol album baru. Saya berharap yang terbaik untuknya," ungkap komposer asal Jepang tersebut.

Sementara itu, Antenna belum memberikan kabar terbaru terkait perilisan "Yoo Hee Yeol's Life Music LP" yang sempat ditunda saat berita masalah plagiarisme pertama kali muncul. Tentunya ini akan menjadi pertimbangan penting untuk perilisan karya baru.

(wk/taki)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait