Rombongan Pengantar Jenazah di Makassar Diserang Kelompok Tak Dikenal, 6 Orang Jadi Korban
Unsplash/Takashi Miyazaki
Nasional

Rombongan pengantar jenazah di Makassar tiba-tiba diserang sekelompok warga tak dikenal. 6 orang pengantar jenazah pun mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

WowKeren - Rombongan pengantar jenazah di serang salah satu kelompok warga di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Alhasil, tawuran antara rombongan pengantar jenazah dan kelompok warga itu pun tak dapat dihindarkan.

Kejadian itu pun terekam dan viral di media sosial. Video diambil oleh pengendara mobil yang berada di belakang mobil jenazah.

Sedikitnya enam orang dilarikan ke rumah sakit terkena anak panah. Peristiwa ini terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, pada Senin (20/6) kemarin, sekitar pukul 22.00 WITA.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Biringkanaya Komisaris Polisi (Kompol) Andi Alimuddin mengatakan, penyerangan terhadap rombongan pengantar jenazah terjadi Senin (20/6) malam.

"Kita masih selidiki penyebab dan kronologinya," ujar Andi Alimuddin kepada wartawan, Selasa (21/6).

Para pengantar jenazah yang didominasi pemotor terlihat panik ketika tiba-tiba didatangi sejumlah orang yang memakai masker dengan membawa senjata tajam yang diduga anak panah.


Mendapati situasi tersebut para pengantar jenazah berputar arah untuk menyelamatkan diri. Namun, ada juga yang bertahan melakukan perlawanan dengan melempari batu. Enam orang terluka akibat penyerangan tersebut. Keenamnya berasal dari pihak pengantar jenazah.

"Iya benar, ada enam orang yang luka sementara dirawat di RSUD Daya," kata Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS pada Selasa (21/6) melansir CNNIndonesia.com.

Polisi pun belum bisa mengetahui pasti penyebab tawuran antara pengantar jenazah dengan kelompok warga tersebut. Pasalnya, kata dia, hingga saat ini belum ada warga yang membuat laporan.

Meski demikian, kata Lando pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut untuk mengungkap penyebab dan motifnya. Namun hingga Lando juga menyebut belum ada laporan yang masuk mengenai kejadian tersebut.

"Polisi sementara melakukan penyelidikan terkait motif dan ungkap pelaku. Belum ada yang melapor," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Biringkanaya, Kompol Andi Alimuddin enggan berkomentar terjadi kejadian tersebut. Menurutnya kasus itu masih dalam penyelidikan.

"Maaf belum bisa saya komentar, kasusnya masih lidik," pungkas Kompol Andi Alimuddin.

(wk/amel)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait