Kerajaan Arab Saudi Undang Ridwan Kamil Sekeluarga Tunaikan Haji, Bakal Pimpin Jemaah Asal Jabar
Instagram/ridwankamil
Nasional
Haji 2022

Ridwan Kamil beserta keluarga mendapat undangan berhaji tahun ini dari Kerajaan Arab Saudi. Ridwan Kamil pun dipercaya untuk menjadi amirul haj jemaah asal Jawa Barat.

WowKeren - Ridwan Kamil mengumumkan akan berangkat menunaikan ibadah Haji tahun ini atas undangan dari Kerajaan Arab Saudi. Tak sendiri, Istri dan anak Ridwan Kamil pun juga turut mendapat undangan untuk menunaikan ibadah Haji bersama. Gubernur Jawa Barat itu bun bersyukur diberi kesempatan untuk berhaji secara istimewa.

“Yang harusnya saya saja, Kerajaan Arab Saudi berbaik hati ngasih ke saya, ke istri saya, sama Zara (anak bungsunya). Jadi kami akan berhaji dengan anggaran dari Kerajaan yang tentunya sangat istimewa. Alhmadulillah,” kata dia di Bandung, Rabu (22/6).

Ridwan Kamil menambahkan bahwa dirinya juga diminta untuk menjadi amirul haj yang memimpin jemaah haji dari Jawa Barat. Awalnya Ridwan Kamil mengaku sempat ragu karena belum lama ditinggal anak sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz. Seperti diketahui, putra sulung Ridwan Kamil baru saja meninggal dunia akibat terseret arus di Sungai Aare, Bern, Swiss.

“Saya dapat rezeki. Tadinya saya amirul haj lewat dinas, tapi saya ikhlaskan. Saya tadinya nggak akan pergi. Saya kasihkan ke pendamping haji yang belum haji. Ternyata malah dikasih gini oleh Kerajaan Arab Saudi. Jadi tamu,” tutur Ridwan Kamil.



Dia mengatakan, dengan status tamu tersebut dirinya memutuskan berangkat sekaligus memimpin jemaah haji Jawa Barat. Ridwan Kamil pun nantinya bakal memimpin belasan ribu jemaah haji asal Jawa Barat di Tanah Suci.

"Saya akan berangkat memimpin haji Jawa Barat, jumlahnya ada 17 ribu,” ungkap Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa sebagai amirul haj dirinya bertugas mengawal jemaah haji Jawa Barat. Ridwan Kamil menyebut berencana pergi ke Tanah Suci di awal bulan Juli mendatang. Ia nantinya akan memastikan semua kegiatan Haji jemaah asal Jawa Barat berjalan lancar.

“Saya berangkat mungkin di awal Juli, memastikan jemaah Jawa Barat yang beruntung, karena hanya 40 persen saja mendapatkan kuota berangkat itu, bisa melaksanakan haji dengan baik, tidak kekurangan logistik, pulang ke tanah air dengan sehat dan selamat,” kata dia.

(wk/amel)


You can share this post!


Related Posts