Ayah korban, Sutrisno, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa (12/7) sore. Bocah berinisial AFT tersebut kemudian harus dirawat intensif di RSU Muslimat Ponorogo, Jawa Timur.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 14 Juli 2022 - 10:02 WIB
WowKeren - Seorang bocah berusia 5 tahun mengalami luka bakar usai jajanan "Ice Smoke" yang dibelinya diklaim mengeluarkan api. Sebagai informasi, jajanan "Ice Smoke" diolah dengan nitrogen cair sehingga seolah-olah mengeluarkan asap.
Ayah korban, Sutrisno, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi pada Selasa (12/7) sore. Bocah berinisial AFT tersebut kemudian harus dirawat intensif di RSU Muslimat Ponorogo.
"Kejadiannya kemarin sore. Anak saya terkena ledakan makanan (es) yang keluar asapnya itu, dari nitrogen," ungkap Sutrisno, Rabu (13/7).
Awalnya, korban tengah menonton pertunjukan reog di Desa Ngasinan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Tak jauh dari lokasi pertunjukan, terdapat seorang penjual Ice Smoke yang membuat korban penasaran dan meminta untuk dibelikan.
"Dia minta dibelikan, langsung saya belikan," jelas sang ayah. "Setelah beranjak dari situ, satu menit lepas dipegang jajannya, dipegang anak saya, jajannya keluar api, langsung bakar anak saya."
Kekinian, pakar kimia memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut. Menurut Kepala Departemen Kimian ITS, Prof Fredy Kurniawan, tidak tepat apabila nitrogen cair disebut mengeluarkan api.
Pasalnya, nitrogen tidak bisa mengeluarkan api. Nitrogen memiliki rumus kimia N2, angka dua menunjukkan subscript alias tidak dapat mengeluarkan api.
"N2 pada temperatur kamar bentuknya gas. Dinaikkan tekanannya jadi cair. N2 ini sangat dingin di bawah titik beku air," ungkap Prof Fredy kepada detikJatim.
Saat zat tersebut berada dalam suhu yang sangat dingin, tutur Prof Fredy, sentuhan dengan organ manusia secara langsung tidak diperbolehkan.
Pasalnya, nitrogen mampu mengakibatkan cold burns alias terbakar karena suhu sangat dingin meski tidak mengeluarkan api. Menurut Prof Fredy, hal tersebut yang mungkin diasosiaskan dengan api oleh orangtua korban.
"Bekas terbakar pada temperatur yang dingin. (Sama dengan bekas terbakar dengan api) kulit seperti melepuh," tukasnya.
(wk/Bert)