Pembelian Pertalite Pakai MyPertamina Belum Diberlakukan Hari Ini
Nasional
Aplikasi MyPertamina

Masyarakat disebut tetap bisa mendaftar melalui aplikasi MyPertamina atau laman https://subsiditepat.mypertamina.id/ untuk tetap bisa membeli Pertalite dan Solar bersubsidi.

WowKeren - Pembatasan pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar dengan platform MyPertamina sempat dikabarkan akan berlaku mulai Senin (1/8) hari ini. Namun PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Patra Niaga menyatakan bahwa pembatasan pembelian Pertalite dan Solar belum diberlakukan per hari ini.

Sebagai informasi, masyarakat dapat melakukan pendaftaran pembelian Pertalite dan Solar melalui MyPertamina secara online. Masyarakat yang telah mendaftar akan menerima QR Code untuk pengisian BBM di SPBU.

Meski begitu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting menegaskan bahwa implementasinya masih belum diterapkan. "Sementara implementasi QR Code belum," ujar Irto kepada Liputan6.com, Senin.

Menurut Irto, pihaknya masih masih menunggu revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak. Masyarakat disebutnya tetap bisa mendaftar melalui aplikasi MyPertamina atau laman https://subsiditepat.mypertamina.id/ untuk tetap bisa membeli Pertalite dan Solar bersubsidi.

"Paralel kami juga masih menunggu revisi Perpres 191/2014," terangnya. "Masih ada kesempatan masyarakat untuk melakukan pendaftaran."


Pertamina Patra Niaga hingga kini memberlakukan pendaftaran MyPertamina di 50 kabupaten/kota. Puluhan kabupaten/kota tersebut menjadi wilayah prioritas yang wajib melakukan pendaftaran kendaraan untuk membeli Pertalite dan Solar bersubsidi. Hingga Sabtu (30/7), tercatat ada lebih dari 380 ribu kendaraan roda empat yang mendaftar di website MyPertamina.

Sebagai informasi, pembatasan BBM bersubsidi ini menyasar mobil mewah. Menurut kajian Badan Pengatur Hilih (BPH) Migas, mobil dengan kapasitas di atas 2.000 cc dikaji agar tak bisa lagi menggunakan Pertalite.

Namun dalam Rapat Dengar Pendapat Pertamina dengan Komisi VI DPR terungkap bahwa mobil di atas 1.500 cc yang nantinya tak bisa lagi mengkonsumsi Pertalite. Meski begitu, keputusan tersebut belum rampung dan hingga hari ini belum ada mobil yang dilarang membeli Pertalite.

Sebelumnya, Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan bahwa pembatasan pembelian Pertalite dan Solar akan diberlakukan dalam waktu dekat. Pemerintah disebutnya telah melakukan revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014.

"Insya Allah (terbit Agustus). Kita harus kerja cepat ini, item-itemnya sudah ada," ujar Arifin pada 27 Juli 2022 lalu.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts