Penjelasan Roy Suryo Soal Videonya Tertawa Lepas Pakai Penopang Leher di Acara Klub Mercy
YouTube
Nasional

Tersangka dugaan penistaan agama Roy Suryo sempat keluar menggunakan kursi roda hingga dipapah usai diperiksa polisi. Kala itu, kuasa hukum Roy Suryo menyebut kliennya tidak sehat namun tetap menghadiri pemeriksaan polisi.

WowKeren - Tersangka dugaan penistaan agama, Roy Suryo, sempat dikabarkan sakit dan bahkan terkulai lemas kala diperiksa penyidik Polda Metro Jaya. Namun kekinian, video Roy Suryo yang tertawa lepas dalam kondisi masih menggunakan penopang leher beredar di media sosial.

Diketahui, video itu diambil kala Roy Suryo menghadiri acara Mercedes-Benz SL Club Indonesia. Dalam video tersebut, tampak Roy Suryo tertawa terbahak-bahak bersama sejumlah rekan satu klubnya. Ia memakai polo shirt hitam seragam dengan tulisan "Mercedes-Benz SL Club Indonesia" dan penopang leher berwarna biru-kuning.

Video mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) lantas menuai banyak sorotan. Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum, Muannas Alaidid, mempertanyakan mengapa Roy Suryo yang kabarnya tengah sakit masih bisa tertawa-tertawa.

"Mas roy sakit2 kok ketawa ketiwi ?" cuit Muannas di akun Twitter pribadinya sembari membagikan video Roy Suryo di klub Mercy.

Belakangan, Roy Suryo buka suara mengenai video tawanya yang viral tersebut. Roy Suryo mengaku menghadiri acara klub Mercy tersebut pada Minggu (31/7) di Rest Area KM 11 Jagorawi.

Menurut Roy Suryo, dirinya menghadiri kegiatan tersebut demi mengapresiasi salah satu anggota seniornya. Diketahui, acara yang dihadiri oleh Roy Suryo adalah syukuran ulang tahun salah satu anggota klub senior itu.


"Kehadiran saya di sana adalah sebuah apresiasi kepada salah satu anggota senior MBSL yang saat tersebut mengadakan syukuran hari kelahirannya, yakni Bp. Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna yang dilanjutkan dengan acara doa bersama," papar Roy Suryo dalam siaran persnya yang dibagikan oleh pengacara Elza Syarief, Rabu (3/8).

Kala itu, Roy Suryo datang dengan didampingi asisten pribadi serta sopirnya. Ia pun mengaku masih dalam proses pemulihan kala menghadiri kegiatan tersebut.

"Karena masih dalam pemulihan kesehatan, maka saya datang tidak sendiri namun didampingi aspri dan bahkan disopiri oleh driver, di samping tetap masih menggunakan cervical-collar (penopang leher medis) sesuai petunjuk rumah sakit," terangnya.

Terkait tawa lepasnya yang viral, Roy Suryo mengatakan hal tersebut merupakan salah satu cara menghilangkan stres. Roy Suryo juga mengaku bahwa pada saat itu dirinya masih mengalami keterbatasan gerak.

"Meski terlihat saya bisa tertawa, namun sebenarnya semua member MBSL yang hadir saat itu juga tahu bahwa saya masih mengalami keterbatasan gerak," tuturnya. "Sehingga justru ekspresi tertawa tersebut adalah salah satu cara menghilangkan stress yang saya alami selama sebulan terakhir."

Meski demikian, Roy Suryo menyampaikan permohonan maaf atas kehadirannya di acara tersebut. Termasuk bagi Polri.

"Namun demikian mohon maaf jika kehadiran singkat saya di acara MBSL hari Minggu kemarin menjadi tidak berkenan bagi pihak-pihak tertentu, terutama Kepolisian RI karena saya masih dalam status tersangka. Meski sebenarnya saya tidak melakukan perjalanan keluar kota, apalagi ke luar negeri," tukasnya.

(wk/Bert)


You can share this post!

Related Posts