Kristin Cavallari Klaim Pernikahannya Dengan Jay Cutler Toxic Dan Sangat Tidak Bahagia
WENN/Apega
Selebriti

Kristin Cavallari terang-terangan mengaku tak bahagia ketika menikah dengan sang mantan suami, Jay Cutler dan mengklaim jika hubungan mereka toxic. Intip pengakuan Kristin di sini.

WowKeren - Aktris Amerika Kristin Cavallari belum lama ini buka-bukaan soal pernikahan masa lalunya bersama Jay Cutler. Diketahui, Kristin dan Jay pernah menikah pada 2013 silam. Mantan pasangan itu kemudian bercerai pada 2020 lalu.

Tak diketahui dengan pasti alasan Kristin dan Jay bercerai. Namun, Kristin belum lama ini mengisyaratkan jika kehidupan pernikahannya toxic. Bahkan Kristin terang-terangan mengaku tak bahagia.

Kristin mengungkap jika ia dan Jay berulang kali cekcok dan putus karena alasan yang sama. Kristin mengklaim pernikahannya dengan Jay banyak menunjukkan tanda bahaya. Ia mengisyaratkan sang suami yang tak pernah mau berubah menjadi lebih baik.

"Saya membatalkan pertunangan dengan alasan yang sama saya bercerai. Alasan yang sama, harus saya katakan. Saya kira jika ada yang bisa diambil dari itu, Anda tidak bisa mengabaikan tanda bahaya, orang tidak berubah, dan Anda harus memercayai naluri Anda," kata Kristin dalam podcast Call Your Daddy.


Namun, Kristin berusaha berhati-hati dalam berbicara. Pasalnya, Kristin menyadari bahwa Jay adalah ayah dari anak-anaknya. Ia tak ingin imej anak-anaknya kena imbas.

"Jika Anda dan saya tidak memiliki mikrofon di depan kami, saya akan memberi tahu Anda, tapi itu ayah mereka dan saya yang tertua mencari kami di Google sekarang, dan saya hanya ingin sangat berhati-hati," papar Kristin.

Kristin mengakui bahwa perpisahannya dengan Jay tak berakhir baik. "Itu beracun. Periode, akhir cerita. Itu saja yang perlu saya katakan," seru Kristin.

Ibu tiga anak itu mengaku benar-benar merasa tidak bahagia ketika menikah dengan Jay. Ia mengatakan saat itu tengah berada dalam hubungan yang tidak sehat. Sementara Kristin merasa selalu melakukan yang terbaik. Menurutnya, tak adil jika ia terus merasa tersakiti.

"Maksud saya, saya benar-benar tidak bahagia, dan itulah intinya. Saya berada dalam hubungan yang tidak sehat dan oleh karena itu bagi saya, itu tidak sepadan," akuinya.

(wk/Sisi)

You can share this post!