Untirta Trending Usai Viral Maba Ngaku Dijemur Berjam-jam, BEM Minta Maaf
Unsplash/Ilustrasi
Nasional

Untirta masuk dalam jajaran trending topic Twitter usai mahasiswa baru alias maba mengaku dijemur di lapangan berjam-jam dalam technical meeting pra Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) alias ospek.

WowKeren - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten baru-baru ini menjadi buah bibir di media sosial. Untirta masuk dalam jajaran trending topic Twitter usai mahasiswa baru alias maba mengaku dijemur di lapangan berjam-jam dalam technical meeting pra Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) alias ospek.

"Kita maba dijemur di tengah lapang dari jam 7 pagi sampe sekitar 5 sore TANPA DIKASIH CEMILAN APAPUN BUAT NGEGANJEL PERUT," demikian curhatan yang diunggah ke salah satu akun base di Twitter.

"Sampe beneran banyak yang pingsan, kejang, mimisan dan justru mereka (panitia) yang marah-marah sampe ada dari mereka yang malah bilang 'banyak banget si yang sakit'," tambahnya.

Untirta Trending Usai Viral Maba Ngaku Dijemur Berjam-jam, BEM Minta Maaf

Trending Topic Twitter

Belakangan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Untirta meminta maaf terkait ketidaknyamanan yang dialami maba dalam acara tersebut. "BEM KBM Untirta menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa baru, orangtua mahasiswa baru, dan masyarakar Serang dan sekitarnya atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kegiatan technical meeting," ujar Presiden Mahasiswa Untirta Ryco Hermawan, Rabu (10/8).

Menurut Ryco, acara tersebut digelar atas inisiatif BEM KBM Untirta sebelum ospek pada 15-17 Agustus mendatang. Acara itu dilakukan hybrid dengan skema 150 mahasiswa perwakilan fakultas.


Ryco menjelaskan pihaknya tidak bermaksud menjemur maba di bawah matahari selama berjam-jam. Para maba dikumpulkan di lapangan untuk sesi pengambilan gambar mozaik yang sebenarnya dijadwalkan selesai hanya dalam waktu dua jam.

"Estimasi waktu yang direncanakan pengambilan gambar video mozaik adalah dua jam, tetapi proses pengambilan gambar tidak sesuai dengan estimasi," paparnya.

Lebih lanjut, Ryco membantah kabar maba dilarang makan, minum, atau istirahat. Pihak panitia disebutnya sudah mengimbau para maba untuk sarapan sebelum mengikuti pembekalan.

Selain itu, ia juga membantah kabar maba Muslim diburu-buru kala melaksanakan salat. Ia mengungkapkan bahwa peserra diberi waktu dua jam dari pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB untuk menunaikan salat secara bergantian.

BEM KBM Untirta disebutnya telah menyusun SOP agar tidak ada kontak fisik serta kekerasan verbal ke maba. Ryco mempersilakan maba yang merasa mengalami kejadian kurang menyenangkan untuk melapor.

"Jika ada mahasiswa baru dan pihak lainnya yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dalam bentuk apa pun dapat melaporkan melalui hotline humas Untirta," tukasnya.

(wk/Bert)

You can share this post!

Artikel Terkait