Pemerintah Akan Bagikan Paket Kompor Listrik Induksi Rp2 Juta, Bisa Untuk Daya Listrik Kecil?
/Michael Murtaugh
Nasional
Kompor Gas vs Kompor Listrik

Belakangan, publik tengah menyoroti rencana pemerintah untuk mengkonversikan kompor LPG ke kompor listrik. Bahkan pemerintah juga akan membagikan paket kompor listrik senilai Rp2 juta.

WowKeren - Pemerintah sebelumnya diketahui akan membagikan paket kompor listrik gratis kepada 300 ribu rumah tangga. Adapun pembagian paket ini merupakan upaya pemerintah dalam program konversi kompor LPG ke kompor listrik.

Sehingga, nantinya masyarakat diharapkan bisa beralih secara bertahap menggunakan kompor listrik. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Rida Mulyana sebelunya telah menyampaikan bahwa paket kompor listrik itu akan diberikan kepada keluarga yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Dalam kesempatan yang sama, Rida mengatakan bahwa paket kompor listrik itu nantinya akan terdiri dari kompor listrik, satu alat masak, dan satu Miniature Circuit Breaker (MCB) atau jalur daya khusus untuk kompor listrik. Terkait dengan daya yang akan dibagikan nantinya adalah sebesar 800 watt untuk dua tungku kompor listrik gratis itu.

"Perencanaan awal, sama-sama dua tungku, awalnya 800 watt, sekarang mau dinaikan lagi, salah satunya 1.000, jadi biar masaknya lebih kencang," ujar Rida dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Rida kemudian menuturkan paket kompor listrik yang disebut seharga Rp2 juta itu bila daya yang diberikan sebesar 1.000 watt. Namun paket ini sendiri masih dalam masa usulan.


Sementara itu, bila program konversi kompor listrik itu berhasil, maka diharapkan bisa menjadi solusi masalah kerugian PLN akibat kelebihan pasokan atau oversupply listrik PLN, terutama untuk jaringan Jawa-Bali, seiring banyaknya pembangkit baru yang terus dibangun.

Di sisi lain, PLN pun tampak juga giat mengkampanyekan konversi kompor listrik. DKI Jakarta sendiri diketahui akan menjadi sasaran pilot project konversi LPG 3 kg ke kompor induksi berikutnya setelah Solo dan Denpasar.

Mengingat, kompor listrik pada umumnya membutuhkan konsumsi listrik 800 hingga 1.000 watt, lantas bagaimana nasib rumah tangga yang sambungan listriknya hanya masuk golongan 900 VA, bahkan diketahui masih banyak juga yang hanya memiliki tegangan 450 VA.

Menanggapi hal tersebut, Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN mengatakan bahwa bagi masyarakat yang termasuk golongan pelanggan 450 VA dan 900 VA tetap bisa memakai kompor listrik hingga 1.000 watt. Ia mengatakan bahwa pihaknya nantinya akan menyediakan jalur khusus, sehingga tidak akan sampai mengganggu sambungan listrik yang sudah terlanjur terpasang di rumah.

Darmawan kemudian menegaskan bahwa bila pelanggan PLN golongan 450 dan 900 VA tidak akan dipaksa untuk menambah daya. "Kami juga memastikan tidak ada pengalihan daya 450 VA ke 900 VA sebagaimana yang sempat beredar di masyarakat," ujar Darmawan kepada Kompas TV, Senin (26/9).

(wk/tiar)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait