Anies Baswedan Beri Respons Tak Terduga Usai Dilaporkan ke Bawaslu Gegara Tabloid
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Penyebaran tabloid berjudul 'Mengapa Harus Anies?' tersebut dinilai telah melanggar aturan Pemilu. Oleh sebab itu, Masyarakat Sipil Peduli Demoktasi melaporkan Anies ke Bawaslu RI.

WowKeren - Penyebaran tabloid berjudul "Mengapa Harus Anies?" di Kota Malang, Jawa Timur, membuat Masyarakat Sipil Peduli Demoktasi melaporkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Bawaslu RI. Pasalnya, tabloid tersebut diduga merupakan kampanye terselubung Anies yang disebar ke tempat-tempat ibadah.

"Kami telah mendatangi Sentra Gakumdu Bawaslu RI untuk melaporkan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan melalui penyebaran tabloid Anies Baswedan di Kota Malang," ungkap Koordinator Nasional (Kornas) Sipil Peduli Demokrasi, Miartiko Gea, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/9) hari ini.

Adapun penyebaran tabloid tersebut dinilai telah melanggar aturan Pemilu. Pihaknya berharap tak ada politik identitas dalam Pemilu 2024 mendatang.

Lantas, bagaimana tanggapan Anies usai dilaporkan ke Bawaslu? Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) tersebut rupanya memberikan respons tak terduga.

"Memang ada laporan itu?" ujar Anies di Balai Kota Jakarta hari ini.


Lebih lanjut, Anies menyatakan bahwa dirinya masih sibuk mengurusi Ibu Kota. Sehingga ia tak ambil pusing atas laporan tersebut.

"Saya ngurusin Jakarta dulu deh. Entar dulu deh, belum ngurusin yang lain," beber Anies.

Sebagai informasi, masa jabatan Anies sebagai Gubernur DKI akan berakhir pada 16 Oktober 2022 mendatang. Menjelang berakhirnya masa jabatan, Anies mengaku tengah panen program sebelum lengser. Pasalnya, Anies belakangan tengah sibuk menghadiri satu peresmian ke peresmian proyek berikutnya.

Program terbanyak yang diresmikan Anies belakangan ini berkaitan dengan perumahan. Salah satunya adalah peluncuran hunian Jakhabitat yang terletak di Taman Martha Tiahahu, Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, pada 16 Agustus 2022 lalu. Adapun Jakhabitat merupakan galeri huni Jakarta yang berisi program hunian Pemprov DKI seperti rumah DP Rp 0, rumah susun hak sewa (rusunawa), hingga rumah susun hak milik (rusunami).

Anies juga secara simbolis meresmikan 12 rusunawa pada 18 Agustus 2022. Peresmian simbolis tersebut dilakukan di Penjaringan, Jakarta Utara.

(wk/Bert)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait