Crush Tanggapi Tudingan Rasis, Tak Mau Sentuh Tangan Fans Kulit Hitam
Instagram/crush9244
Selebriti

Sebuah postingan baru-baru ini viral ketika seorang penggemar membagikan pengalamannya di konser Crush. Menurut salah satu dari dua penggemar, ia menghindari menyentuh tangan mereka saat tos.

WowKeren - Crush baru-baru ini merilis pernyataan di Instagram setelah dia mendapat kecaman diduga memperlakukan dua penggemar kulit hitam dengan buruk di sebuah konser baru-baru ini. Akibatnya, penyanyi tersebut dibilang rasis karena dituding sengaja melakukannya.

Di media sosial, sebuah postingan baru-baru ini menjadi viral ketika seorang penggemar membagikan pengalamannya di konser Crush. Menurut salah satu dari dua penggemar, ia menghindari menyentuh tangan mereka saat tos dan menyentuh tangan orang lain di barisan depan pertunjukan.

Dalam klip yang dibagikan, Crush terlihat menyentuh tangan para penggemar di barisan depan sebelum dia berhenti dan mundur sedikit, mengangguk ke arah penonton sebelum melanjutkan. OP (pengunggah asli) dari video tersebut menceritakan pengalaman di Twitter, mengatakan bahwa salah satu temannya memindahkan tangan mereka untuk memungkinkan Crush mencapainya, tapi dia tetap "melewatkan" tangan mereka.

Saat tweet tersebut dibagikan, Crush mendapat banyak kritikan dari para penggemar. Banyak yang percaya bahwa penyanyi itu sengaja tak mau menyentuh tangan dua penggemar tersebut karena warna kulit mereka.

Setelah klip itu diposting dan netizen marah padanya, Crush turun ke media sosial untuk menanggapi tuduhan tersebut. Dalam postingannya, Crush menjelaskan bahwa setelah sekian lama berada jauh dari keramaian, dia secara alami bersemangat dan berjalan menuju keramaian.

"Aku telah pergi selama kurang lebih 2 tahun dan bisa tampil di atas panggung dengan penggemar tersayangku di antara penonton adalah pengalaman yang tak terlupakan dan telah lama ditunggu-tunggu, jadi aku secara alami dan naluriah berjalan menuju dan menjangkau kerumunan," tulis Crush.


Crush kemudian menjelaskan bahwa dia menahan diri untuk tidak memberikan tos tapi itu bukan karena alasan apa pun yang berkaitan dengan para penggemar khususnya, tapi menjelaskan bahwa keselamatan menjadi masalah. Dia mengungkapkan bahwa saat dia memberikan tos di bagian itu, penggemar semakin dekat dan mendorong, jadi dia memilih untuk tidak melanjutkan.

"Fans terlalu dekat dengan pagar yang menahan bagian penonton dan aku melihat mereka di barisan depan didorong ke pagar, jadi aku membuat penilaian cepat untuk tidak mendekati demi keselamatan penggemarku," lanjutnya. Penyanyi itu menutupnya dengan meminta maaf atas kesalahpahaman, menambahkan bahwa dia mencintai semua penggemarnya dan tidak akan pernah menunjukkan pilih kasih atau diskriminasi terhadap siapa pun.

"Aku dengan tulus meminta maaf atas kesalahpahaman yang mungkin disebabkan oleh tindakanku. Aku mencintai setiap penggemarku dan aku tidak akan pernah membeda-bedakan atau memihak siapa pun," pungkasnya.

Namun, ketika permintaan maaf itu diposting, OP turun ke media sosial untuk membantah klaim Crush. Dalam tweet baru-baru ini, ia membagikan video dari sudut pandangnya, menambahkan bahwa mereka berada tepat di depan, dan tidak ada masalah mendorong atau sesuatu yang berbahaya yang akan menghentikan Crush menyentuh tangan mereka.

Ketika ditanya apakah karena pembatasan karena COVID-19 karena teman-teman tidak memakai sarung tangan atau mereka berada di area yang salah, OP menjelaskan bahwa tidak ada yang memakai sarung tangan dan mereka berada di depan pertunjukan sejak awal.

OP menjelaskan bahwa mereka akan memahami masalah keamanannya jika Crush mengambil keputusan untuk tidak menyentuh tangan mereka karena alasan tersebut. Namun, OP menambahkan bahwa tidak hanya semua orang di sekitar mereka merasa nyaman, Crush juga menyentuh tangan dua orang di dekat mereka berdua, tapi tidak menyentuh tangannya dan temannya.

(wk/dewi)

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait