Saat itulah RM sang leader sadar bahwa mereka semua memiliki kecenderungan seperti sindrom untuk berasumsi bahwa barang-barang bertema ungu pasti terkoneksi ke BTS.
- Eka Dewi Sofia Putri
- Rabu, 12 Oktober 2022 - 14:59 WIB
WowKeren - Episode "RUN BTS" yang baru adalah peristiwa penting dalam sejarah ARMY karena berbagai alasan. Terlepas dari kenyataan bahwa kita harus melihat BTS rela bergelantungan demi konten, episode ini juga memunculkan pengungkapan kritis: BTS mengidap penyakit langka yang sama fandom mereka.
Episode baru ini dimulai dengan para member berjalan ke studio flying yoga dengan beberapa tempat tidur gantung sutra yang tergantung di langit-langit. Setelah memperhatikan warna ungu dari tempat tidur gantung, Jungkook langsung bertanya apakah mereka sengaja mengatur kain ungunya khusus untuk BTS.
Saat itulah RM sadar bahwa mereka semua memiliki kecenderungan seperti sindrom untuk berasumsi bahwa barang-barang bertema ungu pasti terkoneksi ke BTS. Hal yang sama juga terjadi pada ARMY, yang sudah terpatri dalam pemikiran mereka bahwa warna ungu identik dengan BTS.
"Tapi kalian tahu tidak sih, ini semacam penyakit, lho. Setiap kali kita melihat warna ungu, apa itu berhubungan dengan kita?" kata RM. Pemilik nama asli Kim Namjoon itu merasa terdorong untuk mengatakan bahwa tidak semua warna ungu terkait dengan BTS.
"Kita tidak membayar hak cipta untuk warna ungu," demikian leader grup tersebut memberi alasan. ARMY tidak bisa tidak merasa relate dengan pernyataan RM ini. Banyak yang bahkan mengatakan bahwa itu bukan hanya warna ungu, segala sesuatu tentang BTS adalah semacam referensi standar bagi mereka dalam hidup.
Sementara itu, warna ungu (borasaek) memang kini semakin identik dengan BTS. Apalagi sejak V mengumumkan ikon purple heart (Borahae) untuk menyatakan rasa cintanya pada ARMY dan anggota. Namun sayangnya, trademark "Borahae" itu gagal ditapentenkan karena ditolak oleh Kantor Kekayaan Intelektual Korea Selatan.
(wk/dewi)