Gaya bicara Song Hye Kyo menjadi sorotan usai Netflix merilis video wawancaranya untuk 'The Glory' pada Rabu (4/1). Simak berita lengkapnya di bawah ini.
- Eva Lestari
- Kamis, 05 Januari 2023 - 12:03 WIB
WowKeren - Pada Rabu (4/1), Netflix Korea merilis video wawancara dengan Song Hye Kyo dalam rangka promosi serial "The Glory". Setelah video ini dirilis, publik mulai menyorot cara bicara sang aktris.
Video itu sendiri memiliki konsep "informal speech", sehingga Song Hye Kyo harus berbicara secara informal. Ketika ditanya apakah dia keberatan berbicara secara informal, Song Hye Kyo dengan keren menjawab "Tidak".
Song Hye Kyo kemudian mengungkapkan kecintaannya pada "The Glory" lewat beberapa kata kunci. Seperti "Kehormatan, penulis Kim Eun Sook dan sutradara Ahn Gil Ho."
Saat ditanya tentang karakternya yang bernama Moon Dong Eun, Song Hye Kyo berbagi, "Dia adalah seseorang yang tumbuh tanpa perlindungan. Dengan memerankannya, dia telah menjadi orang yang ingin kulindungi."
Song Hye Kyo juga berbicara tentang adegan makan kimbap dalam drama tersebut. Dia bercerita, "Itu adalah tuna kimbap. Setelah beberapa pemotretan, aku meminta jenis yang berbeda."
Terakhir, Song Hye Kyo mengungkap harapannya soal drama ini. "Aku kembali dengan peran baru. Aku harap drama ini menerima banyak cinta," pungkas aktris kelahiran 1981 tersebut.
Video ini menarik banyak perhatian setelah dirilis. Banyak yang terpesona dengan cara bicara Song Hye Kyo yang tetap keren meski dengan bahasa informal.
Sebagaimana diketahui, orang Korea Selatan menjunjung tinggi bahasa formal untuk menjaga kesopanannya. Mereka menggunakan gaya bahsa ini dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika sedang bekerja.
Sebaliknya, gaya berbicara informal biasanya digunakan saat bersama teman, pasangan atau seseorang dengan usia sama. Berbicara informal di depan kamera seperti yang dilakukan Song Hye Kyo tidaklah mudah, sehingga dia menerima banyak pujian atas sikap profesionalnya.
Sementara itu, "The Glory" mengisahkan korban kekerasan di sekolah yang bersumpah untuk membalas dendam. Guna melancarkan aksinya, dia memutuskan untuk menjadi guru dari anak perundungnya.
(wk/eval)