NewJeans dihujat netizen Tiongkok terkait promosi Hanji dalam konten video dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Korea. Penulis terkenal memberikan pembelaan terkait kontroversi ini.
- Intan Maharani
- Selasa, 10 Januari 2023 - 15:11 WIB
WowKeren - NewJeans beberapa waktu lalu menerima hujatan dari netizen Tiongkok terkait konten promosi Hanji (kertas buatan tangan tradisional Korea dari pohon murbei). Menyusul permasalahan itu, seorang penulis terkenal Korea bernama Heo Ji Woong memberikan tanggapan.
Pada Selasa (10/1), Heo Ji Woong mengatakan, "Girl grup terkenal muncul di video promosi Hanji tapi kontroversi muncul. Netizen Tiongkok berbondong-bondong masuk dan menuangkan komentar jahat. Pembuatan kertas ditemukan di Cina kemudian menyebar ke seluruh dunia. Lalu mengapa disebut 'Hanji'?"
Heo Ji Woong menyoroti komentar yang menyeret nama Wang Xizhi seorang ahli kaligrafi, politisi, jenderal dan penulis Tiongkok selama dinasti Jin. Secara umum, penulis itu tidak mengerti kenapa promosi Hanji bisa disebut sebagai perampasan budaya ketika hasil budaya Tiongkok menyebar ke seluruh dunia.
"Mereka bahkan meninggalkan komentar, mengatakan 'Ketika Wang Xizhi masih hidup, negaramu bahkan tidak ada'. Aku tidak mengklaim bahwa Korea menemukan kertas, tetapi aku tidak mengerti mengapa mereka menyebut video promosi Hanji-nya sebagai 'perampasan budaya'," papar Heo Ji Woong.
Kemudian penulis itu menjelaskan, "Tidak masuk akal untuk membandingkan Wang Xizhi dari dinasti Jin (266 M sampai dengan 420 M) dengan negara kita, yang sudah ada sejak periode Tiga Kerajaan Goguryeo, Baekje dan Silla (57 SM sampai dengan 668 M)."
Lalu Heo Ji Woong menjelaskan bahwa kertas pertama kali ditemukan oleh Cai Lun. Sehingga menyebut nama Wang Xizhi dalam diskursus mengenai kontroversi promosi Hanji dirasa kurang tepat menurutnya.
"Yang terpenting, Wang Xizhi bukanlah seorang pembuat kertas, melainkan seorang kaligrafer. Pembuatan kertas ditemukan oleh Cai Lun, seorang kasim dari dinasti Han Timur. Menyebut Wang Xizhi dalam diskusi tentang pembuatan kertas seperti merujuk pada Schumacher ketika berbicara tentang penemuan roda," beber Heo Ji Woong.
Terakhir, Heo Ji Woong mengutip kalimat dari Wang Xizhi untuk menyikai kontroversi NewJeans mempromosikan Hanji ini. Pada intinya, ia mengajak semua orang belajar sejarah daripada memberikan hujatan untuk sesuatu yang kurang begitu dipahami.
"‘Adapun semua kebahagiaan itu, dalam sekejap, itu sudah menjadi kenangan masa lalu yang menggiurkan. Generasi masa depan akan memandang kita sama seperti kita memandang masa lalu. Sedih sekali!’ adalah bagian dari Lanting Xu (Kata Pengantar Paviliun Anggrek) karya Wang Xizhi," ujarnya.
Heo Ji Woong menutupnya dengan berkata, "Kalimat yang bagus. Generasi masa depan akan melihat kita seperti kita melihat masa lalu, jadi lebih baik kita belajar sejarah pada saat itu daripada terobsesi dengan mentalitas korban dan memuntahkan kata-kata dan tulisan."
Sebelumnya, NewJeans muncul dalam video promosi "2022 Korean Wave-linked Collaborative Content Planning and Development Support" pada 6 Januari. Dalam video tersebut, Minji cs mempromosikan pesona Korea dengan memperkenalkan budaya tradisional Hanji.
Akan tetapi, netizen Tiongkok menghujat NewJeans dengan meninggalkan komentar-komentar kejam. Mereka menuding Korea Selatan telah mencuri teknologi kertas dan mengarang fakta bahwa mereka pencetus kertas.
(wk/inta)