Pada episode terbaru 'Run BTS', Jungkook berkhianat pada V ketika BTS sedang melakukan permainan semacam batu gunting kertas. Saat memberikan pembelaan, Jungkook dihakimi.
- Intan Maharani
- Kamis, 12 Januari 2023 - 03:00 WIB
WowKeren - Dalam episode terbaru "Run BTS", ketujuh member BTS berusaha membuktikan siapa yang paling cerdas di antara mereka seperti judulnya "Next Top Genius Part 2". Pada babak penentuan, rupanya Jungkook mengkhianati V yang sedang melawan Jimin BTS.
Pada Selasa (10/1), YouTube BANGTAN TV merilis episode baru "Run BTS" yang kocak. Sementara mereka mencari pemenang atas permainan gunting batu kertas yang dibagi menjadi dua tim, Jungkook terang-terangan mengkhianati V.
Sebelum menentukan pilihan, Jungkook ada di samping V sepanjang waktu. Bukan membantu, rupanya menyesatkan V yang sudah percaya pada sarannya. Ketika hasil akhir terungkap, Jungkook baru diketahui satu tim dengan Jimin.
Bahkan editor "Run BTS" menambahkan subtitle ketika Jungkook memasang ekspresi wajah jahat yang berbunyi, "Penghianat bermata jernih."
Setelah terungkap bahwa J-Hope juga mengacau di sisi lain, para member BTS terlibat argumen. Rupanya sepanjang permainan kedua sisi sama-sama tidak mengenal anggota tim mereka.
"Tapi aku tidak pernah berbohong padamu hyung," kata Jungkook membela diri.
Meskipun V setuju pada Jungkook, pembelaaan member paling muda itu mengundang penghakiman dari RM. Sang leader bertanya mengapa Jungkook berada di sisi V.
"Tapi kenapa kamu di sini?" tanya V.
Belum cukup membela diri, Jungkook memberikan penjelasan. "Aku akan bertahan jika aku mencoba untuk menang. Karena aku pikir aku akan mati jika aku mencoba kalah," ungkapnya.
Kemudian, mereka melanjutkan permainan untuk menentukan hasilnya. Tim Jimin lantas keluar sebagai pemenang dalam permainan itu dan mendapatkan hadiah berupa piala serta kalung bunga.
Di penghujung, BTS ngode bahwa akan ada satu lagi konten bertujuh yang bakal dirilis. Syuting konten terakhir itu dilakukan sebelum Jin mendaftar wajib militer.
Sementara itu, BTS saat ini tengah fokus pada kegiatan individu mereka. Satu per satu member akan mendaftar wajib militer sesuai rencana dan akan kembali beraktivitas sebagai grup pada 2025 mendatang.
(wk/inta)