IU mengakui ada masanya mengalami kelelahan terlepas dari sukses yang selama ini dirasakan dalam bermusik hingga akting. Menginjak dekade baru dalam hidup, kekasih Lee Jong Suk itu menunjukkan perubahan.
- Intan Maharani
- Kamis, 16 Februari 2023 - 15:35 WIB
WowKeren - IU mempunyai karier moncer dan sukses di segala bidang yang ditekuni. Sejak menginjak usia 30 (perhitungan umur Korea) pada tahun lalu, kekasih Lee Jong Suk itu merasakan hal berbeda daripada sebelumnya.
Didapuk jadi cover Harper's BAZAAR edisi Maret, IU menampilkan tema "Duality". Penyanyi sekaligus aktris kelahiran 1993 itu menunjukkan sosok IU dan Lee Ji Eun.
Selama wawancara, IU membicarakan mengenai perbedaan usia 20-an dan 30-an. Seperti diketahui, IU gemar menandai waktu-waktu penting dalam hidupnya lewat sebuah lagu seperti "23", "Palette", "BBI BBI" hingga "Lilac".
"Tidak berlebihan untuk bilang bahwa ketika aku berusia 20-an, aku hidup dengan kekhawatiran tentang 'arah'. Kekhawatiran yang kuat itu menyenangkan, tapi terus terang, aku juga lelah," kata IU.
Sejak berusia 30, IU mengaku lebih santai. Apalagi dengan kehidupannya di sepanjang 20-an yang melelahkan. Meski begitu, ia jadi tahu apa yang harus dipertahankan dan mana yang tidak.
"Ketika aku mencapai usia 30-an, aku tidak terlalu memikirkan arah. Menjadi kaya mungkin arah tersendiri. Sepanjang tahun lalu, aku mikir, 'Aku ingin mempertahankan pola pikir ini' dan 'Aku ingin hidup seperti ini,'" lanjutnya.
Sejak setahun terakhir, IU sudah hidup menyenangkan dan penuh dengan hal menyenangkan. Kejadian yang dimaksud IU bisa diartikan sebagai konsernya "The Golden Hour: Under The Orange Sun" dan bisa jadi hubungannya dengan Lee Jong Suk.
"Di sisi lain, selain hidup dengan nyaman, tahun ini penuh dengan acara menyenangkan. Kemudian, ketika aku bisa melihat tahun-tahun sebelumnya, aku tidak bisa selain terjebak di usia 30-an," beber IU.
Sementara itu, IU akan terlibat drama baru dengan Park Bo Gum yang berjudul "Thank You for Your Hard Work". Dalam drama ini, IU akan memerankan Ae Soon, gadis pemberontak yang tidak bisa pergi ke sekolah karena miskin dan berusaha untuk meraih cita-citanya.
(wk/inta)