Menurut laporan tersebut, sekitar 1.000 orang diperkirakan akan berkumpul, termasuk para calon, keluarga mereka, reporter dan penggemar untuk mengantar kepergian J-Hope.
- Aissah Vara
- Selasa, 18 April 2023 - 10:07 WIB
WowKeren - Pada tanggal 17 April kemarin News1 melaporkan bahwa pemerintah daerah, militer, polisi, dan pemadam kebakaran mengadakan pertemuan dan inspeksi persiapan keselamatan untuk warga yang kemungkinan akan berkumpul pada hari pendaftaran wajib militer member BTS J-Hope.
Menurut laporan tersebut, sekitar 1.000 orang diperkirakan akan berkumpul, termasuk para calon, keluarga mereka, reporter dan penggemar. Seperti diketahui sebelumnya J-Hope akan memasuki Pusat Pelatihan Perekrutan Divisi ke-36, dan jadwal pelepasannya adalah 17 Oktober 2024.
Sebelumnya pada tanggal 14 April, lembaga-lembaga yang disebutkan di atas mengadakan pertemuan tindakan pengamanan di pos jaga kamp pelatihan tempat J-Hope akan masuk. Polisi juga turut memeriksa area sekitar pos jaga hari ini (17 April). Polisi mengatakan mereka berencana untuk mendukung personel kontrol pada hari pendaftaran pelantun lagu "on the street" ini.
Departemen pemadam kebakaran juga menyiapkan rencana untuk mendukung personel darurat dan penyelamatan sebagai persiapan untuk jumlah orang yang terluka. Wonju-si dan otoritas militer juga dilaporkan sedang mempersiapkan kecelakaan keselamatan yang mungkin terjadi akibat kerumunan orang.
Sedangkan dalam hal ini, agensi BTS Big Hit Music mengatakan, “Sulit untuk mengkonfirmasi tanggal dan lokasi pendaftaran J-Hope. Kami juga tidak akan mengungkapkan informasi ini di masa mendatang.” Tidak akan ada acara terpisah, dan penggemar juga dilarang mengunjungi situs tersebut.
Sementara itu, Divisi ke-36 bertanggung jawab atas pertahanan lokal di Wonju-si, Hoengseong-gun, Taebaek-si, Yeongwol-gun, Jeongseon-gun, Hongcheon-gun dan Pyeongchang-gun. Ini dikenal masyarakat umum sebagai "Unit Harimau Putih". Sedangkan J-Hope adalah anggota kedua BTS yang menjalani wajib militer, setelah Jin, yang mendaftar sebagai tentara aktif di ketentaraan Desember lalu.
(wk/aiss)