Beberapa waktu terakhir, Taeyeon SNSD disorot karena aktivitas medsos yang menimbulkan dugaan ada gesekan dengan SM Entertainment. Taeyeon terlihat sudah berhenti mengikuti akun Instagram resminya.
- Intan Maharani
- Minggu, 25 Juni 2023 - 11:02 WIB
WowKeren - Tae Yeon SNSD (Girls' Generation) telah meng-unfollow akun resminya dan langsung menarik perhatian netizen. Apalagi sebelum ini pelantun "INVU" itu usai membahas kekurangan SM Entertainment hingga pada poin diduga menyindir agensinya.
Pada Sabtu (24/6), Taeyeon menggelar konser "The ODD of LOVE" di Taiwan. Namun unggahannya di akun resmi @taeyeon.smofficial begitu minim.
Bersamaan dengan itu, muncul bahasan di forum online menunjukkan Taeyeon sudah tidak lagi mengikuti akun resminya. Saat ditelusuri dari daftar following Taeyeon, akun resmi buatan SM tidak muncul. Netizen pun menduga bahwa Taeyeon bereaksi atas dugaan perlakuan tidak adil dari SM.
OP menyebutkan bahwa konser Taeyeon kurang dipromosikan oleh agensi. Selain itu, peristiwa truk protes hingga SM melaporkan pengirim truk juga menjadi sorotan. Karena di antara semua tuntutan, hanya tentang konser di Jakarta yang mengalami perubahan.
"Tidak tapi bagaimana SM membiarkan diri mereka memperlakukan Taeyeon seperti itu?? SANG Taeyeon??? Aku dalam keadaan tidak percaya......," kata salah satu netizen. "Ah, kekeke, aku akan sangat kesal jika biasku diperlakukan seperti itu," sahut netizen lain.
"Dia menahan sebanyak yang dia bisa, dia dan penggemarnya saling dukung, aku sangat berterima kasih atas situasi ini," komentar seorang netizen. "Taeyeon pasti kesal," imbuh yang lain.
"Tapi ini di hari yang sama, Center 1 yang sama, dan konser yang sama. Apakah jumlah update masuk akal? Dan skala konser Taeyeon jauh lebih besar. Ini benar-benar diskriminasi," ujar lainnya.
Sebelum ini, Taeyeon mengisyaratkan ketidakpuasan dengan SM Entertainment lewat aktivitas media sosialnya. Bahkan melalui aplikasi Bubble, pemilik nama Kim Taeyeon itu menyebutkan bahwa agensi bersalah dan sewenang-wenang. Pada postingan kala itu, berharap besar akan ada perbaikan dari sisi agensi.
(wk/inta)