'Celebrity' menceritakan seputar kehidupan Seo A Ri (Park Gyu Young) adalah influencer terkenal dengan 1,3 juta pengikut yang diduga meninggal bunuh diri. Namun ia mendadak muncul lagi.
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Senin, 03 Juli 2023 - 16:37 WIB
WowKeren - "Celebrity" sudah merilis 12 episode sekaligus di Netflix pada 30 Juni lalu. Begitu tayang, kemunculan Junho 2PM di ending drama langsung menjadi perhatian penonton. Banyak yang penasaran apakah ada maksud lain di balik kemunculan cameo sang aktor.
Dalam wawancara dengan media lokal belum lama ini, sutradara "Celebrity" yakni Kim Cheol Kyu membeberkan alasan di balik kemunculan Junho di episode terakhir. "Aku ingin meninggalkan banyak kesan yang dalam," ungkap sang sutradara.
"Dengan pengaturan ini dan itu, ada orang lain yang tertarik melihat dunia dan terpesona olehnya. Jadi kisah orang ini, akankah di mulai lagi. Aku ingin meninggalkan kesan abadi dan keingintahuan tentang apakah aku jatuh ke dunia ini lagi," sambungnya.
Sutradara Cheol Kyu menghubungi Junho secara langsung untuk menjadi cameo "Celebrity". "Aku ingin seorang aktor dengan pengaruh dan reputasi tinggi untuk melakukannya, jadi aku benar-benar menghubungi aktor Junho secara langsung dan memintanya untuk melakukannya," imbuhnya.
Sang sutradara lantas mengucapkan terima kasih atas kesediaan Junho menjadi cameo "Celebrity". "Terima kasih banyak telah melakukannya. Ini mungkin pertama kalinya aktor Lee Junho menjadi cameo atau penampilan khusus," pungkas sang sutradara.
Di sisi lain, "Celebrity" mengamankan tempatnya sebagai acara TV terpopuler keempat pada 2 Juli menurut FlixPatrol. Meski nyaris kehilangan posisi teratas di Korea Selatan, drama ini mengklaim posisi nomor satu di empat negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam.
"Celebrity" menceritakan seputar kehidupan glamor para pemberi pengaruh sosial di dunia di mana ketenaran dan kekayaan saling terkait. Seo A Ri (Park Gyu Young) adalah influencer terkenal dengan 1,3 juta pengikut yang diduga meninggal bunuh diri.
"Celebrity" mendapat respons panas dari beberapa media asing. South China Morning Post menggambarkan serial Netflix sebagai K-drama menawan yang menyoroti mengapa ketenaran bisa mematikan dengan terjun ke dunia kejam para influencer, dengan akting cemerlang dari bintang sungguhan.
(wk/amal)