Polisi Sebut Fans BTS Pemicu Kepanikan di Kereta
Facebook/bangtan.official
Selebriti

Pihak kepolisian menerangkan kalau fans BTS memang menjadi sumber awal yang membuat publik yang ada di kereta bawah tanah panik bukan main sampai terdapat korban luka-luka.

WowKeren - SBS News melaporkan bahwa polisi menunjuk fans BTS, Army sebagai pemicu kepanikan di kereta bawah tanah pada Minggu, 6 Agustus. Teriakan seorang Army asal luar negeri disebut menjadi alasan awal kepanikan publik sehingga berlarian meninggalkan lokasi.

Kepanikan ini menjadi perbincangan ramai mengingat belakangan ini terdapat penusukkan massal yang membuat publik ketakutan. Pihak kepolisian sendiri langsung menyelidiki akar masalah di lokasi kejadian.

Sebelumnya, Army dikatakan membantah menjadi sumber masalah. Teriakan Army ini dikatakan karena antusias karena Suga akhirnya membongkar lokasi tato persahabatan BTS miliknya ketika melakukan siaran langsung setelah menyelesaikan konser.

SBS News menerangkan telah berbincang dengan pihak kepolisian dan pemadam kebakaran atas masalah ini. Sebelumnya, terdapat informasi kalau ada laporan kebocoran gas serta kepanikan karena teriakan ini.


Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran mengonfirmasi jika tidak ada kebocoran gas terdeteksi. Semua orang juga telah dievakuasi dengan aman.

"Kami menguji sederet gas dan tidak menemukan gas apa pun atau gas berbahaya atau hal-hal seperti itu. Kami membantu semua penumpang mengungsi dari stasiun ke permukaan tanah," jelas pihak pemadam kebakaran pada laporan SBS News ini.

"Kejadian yang terjadi akibat teriakan bule yang tadinya nonton video BTS di kereta bawah tanah," jelas pihak kepolisian yang juga dibeberkan SBS News.

Sementara itu, kepanikan publik Korea atas kasus penusukan massal belakangan ini cukup menghebohkan dan sampai terdengar di kancah internasional. Lee Young Ji menjadi selebriti yang terang-terangan mengecam pelaku penusukan dan disanjung maksimal oleh para penggemar.

(wk/alfa)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait