Belum lama ini Vincent Rompies dan Desta mengajak rekan-rekannya berlibur ke Jepang. Aksi kocak Vincent saat berada di sana selalu terekspos di depan kamera hingga menjadi sorotan.
- Diah Candra Trisanti
- Rabu, 18 Oktober 2023 - 15:28 WIB
WowKeren - Nama Vincent Rompies belakangan mencuri perhatian. Usia membuat heboh publik gara-gara melakukan pemotretan ala anak muda, sahabat Desta ini kini mendadak cosplay jadi pengamen di Jepang.
Seperti diketahui, belum lama ini Vincent dan Desta mengajak rekan-rekannya berlibur ke Jepang. Aksi kocak Vincent pun tersorot kamera.
Sebut saja tingkah kocak Vincent saat berpamitan dengan salah satu supir bus di Jepang. Bak drama, keduanya berpura-pura menangis enggan berpisah.
Tidak sampai di situ, Vincent kembali menunjukkan aksi kocak lainnya. Pria kelahiran 29 Maret 1980 ini tanpa malu dan sungkan meniup peluit di tengah kerumuman. Lucunya, ia terlihat memakai bando berbentuk telinga Minnie Mouse. Beberapa pasang mata sontak tertuju padanya. Alih-alih berhenti, Vincent terus melakukan aksinya.
Di unggahan lainnya, Vincent lagi-lagi melakukan aksi kocak. Kali ini ia membawa gitar berukuran besar. Tampil kasual dengan kaus, Vincent terlihat mengenakan topi ala musisi.
Vincent pun berseloroh jika dirinya adalah pengamen Shibuya. Namun ia memplesetkan menjadi kata-kata lucu. "Pengamen Shibuya dayi gua hayu," tulis Vincent dalam unggahan InstaStory miliknya pada Rabu (18/10).
Aksi Vincent cosplay jadi pengamen tak pelak menjadi sorotan. Banyak netizen yang ikut tertawa menyaksikan kelakuan kocak ayah tiga anak itu.
Sementara itu, Vincent memulai kariernya di dunia musik melalui grup band Club Eighties bersama Desta. Namun ia memutuskan hengkang dari band tersebut sekitar tahun 2009.
Selain musisi, Vincent juga dikenal serba bisa. Ia pernah menjadi penyiar radio, presenter hingga pemain film.
Terakhir, sekitar awal Agustus 2021, Vincent dan Desta bahkan sukses membangun perusahaan yang diberi nama Vindes Corp. Perusahaan platform ini sengaja dibuat untuk anak muda agar dapat mengekspresikan diri mereka di industri kreatif.
(wk/diah)