Sebelumnya Lee Sun Kyun dan G-Dragon telah didakwa secara resmi, namun tidak ditahan, sehubungan dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkoba.
- Aissah Vara
- Jumat, 27 Oktober 2023 - 10:49 WIB
WowKeren - Saat ini pihak kepolisian dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk menerapkan larangan perjalanan terhadap Lee Sun Kyun (Lee Sun Gyun) dan G-Dragon. Sesuai kabar terbaru dari Divisi Investigasi Khusus Badan Kepolisian Metropolitan Incheon pada tanggal 26 Oktober, evaluasi berkelanjutan sedang dilakukan untuk menentukan apakah pembatasan perjalanan harus diterapkan pada Sun Kyun dan Kwon Ji Yong nama asli G-Dragon.
Kedua individu tersebut telah didakwa secara resmi, namun tidak ditahan, sehubungan dengan tuduhan melanggar Undang-Undang Pengendalian Narkoba. Pihak berwenang juga dengan cermat meninjau semua rincian terkait untuk membuat keputusan mengenai penerapan larangan perjalanan pada pihak-pihak tersebut.
Sebelumnya polisi telah menyita ponsel manajer tempat hiburan yang ditahan, bernama "A" yang menjadi salah satu dari lima orang yang sedang diselidiki dalam kasus ini. Dari penyelidikan terhadap wanita berusia 29 tahun itu kemudian pemeriksaan dilanjutkan terhadap Sun Kyun dan G-Dragon.
"Karena ini adalah penyelidikan yang sedang berlangsung, kami tidak dapat mengungkapkan rincian spesifiknya," kata seorang pejabat polisi menyatakan dan kini mereka juga tengah memeriksa total lima orang, termasuk empat pengguna narkoba dan satu dokter yang diduga memberikan narkoba kepada mereka.
Sementara itu "A" yang merupakan manajer tempat hiburan dan salah satu pengguna narkoba, ditangkap pada tanggal 21 bulan lalu, sedangkan Lee Kyun dan G-Dragon serta dan karyawan tempat hiburan "B" ditahan tanpa penahanan. Selain itu, Dr. "C" yang dicurigai memberikan obat-obatan kepada mereka di rumah sakit Seoul, juga ditahan tanpa penahanan. Polisi masih melanjutkan penyelidikan terhadap aktivitas lima orang yang diduga menggunakan atau menyuplai narkoba sejak awal tahun hingga saat ini. Selain itu, lima orang telah diperiksa terkait kasus ini sebelum didakwa.
(wk/aiss)