Boy William mengaku sempat stres berat saat gagal menikah dengan Karen Vendela di tahun 2022 lalu. Peristiwa itu tak dipungkiri Boy menjadi salah satu penyebab dirinya trauma akan pernikahan.
- Marina Larasati
- Selasa, 07 November 2023 - 16:52 WIB
WowKeren - Boy William ditanya soal momen terendah dalam hidupnya. Kepada Venna Melinda, Boy terang-terangan mengaku bahwa batal menikah dengan Karen Vendela di tahun 2022 lalu menjadi salah satu titik terendah dalam hidupnya. Hal ini disampaikan Boy saat jadi bintang tamu di podcast Venna yang tayang pada Senin (6/11).
Boy mengungkap bahwa tahun lalu menjadi salah satu tahun terberat dalam hidupnya. Kala itu, Boy benar-benar merasa sangat lelah dan stres yang teramat sangat lantaran masalah yang silih berganti di hidupnya.
"Titik terendahku mungkin tahun lalu ya tante. Tahun lalu aku pernah ngalamin mental breakdown, di mana aku merasa very overwhelming with everything going on. Meskipun aku bilang aku nggak begitu peduli sama kata-kata orang, tapi tahun lalu it was mind big," ujar Boy.
Selain tuntutan pekerjaan yang cukup menguras tenaga dan pikiran, kegagalan pernikahannya dengan Karen juga menjadi salah satu alasan Boy stres berat. Tak dipungkiri Boy bahwa kegagalan pernikahannya dengan Karen menjadikannya trauma.
"Aku udah burnout kerja, aku rasa aktivitasku begitu-begitu aja. Tahun lalu aku punya impian ingin sukses dan jadi orang terkenal. Ketika Puji Tuhan dikasih ngerasain posisi tersebut, kok ternyata nggak bahagia seperti yang kita pikiri. Terus the failing of my married," tuturnya.
Boy merasa tahun lalu ia kerap menggunakan topeng di hadapan banyak orang. Seringkali merasa kosong di dalam hari ketika banyak orang yang mengenalnya dengan imej sebagai pria ramah dan ceria.
"Jadi tahun lalu, aku ngerasa kayak sukses buat apa. Kenapa harus bikin pesona seorang Boy William yang kesannya very happy, very friendly with everybody, tapi on the inside you empty. Nah, itu titik terendahku tahun lalu dan itu lumayan parah aku stres banget tahun lalu," kata presenter 32 tahun ini.
Beruntung lambat laun kondisi mental Boy semakin membaik. Kini, Boy tak ingin lagi berada di masa-masa seperti itu. Salah satu langkah yang diambilnya adalah dengan memilah-milah pekerjaan mana yang seharusnya ia ambil atau tidak. Ia tak ingin lagi menjadikan dirinya seperti robot yang gila kerja.
(wk/lara)