Chat WA Diduga Korban Bully Geng Anak Vincent Rompies Disorot saat Kasus Naik Tahap Penyidikan
Instagram/vincentrompies
Selebriti

Sosok diduga korban bully geng anak Vincent Rompies sempat menyangkal rumor dirinya suka melecehkan perempuan. Di sisi lain, polisi membeberkan perkembangan kasus bullying anak Vincent itu.

WowKeren - Kasus bullying gen anak Vincent Rompies memunculkan rumor baru. Akun X sempat membocorkan dugaan tabiat problematik dari A yang merupakan korban bully geng anak Vincent.

Setelah rumor itu muncul, viral chat WA dari sosok diduga A. Dalam chat, A menyangkal keras kalau ia melecehkan perempuan.

Twitter

Isi Chat WA diduga dari A Ungkap Bantahan Soal Lecehkan Perempuan

"They mention Sarah," kata seseorang. "Gue gak tau sarah siapa, sumpah," balas sosok diduga A. "Lu ada ngerebut ceweknya elang ngga?" tanya seseorang. "GAK ADA. Gw aja nggak tahu si Sarah ini cw Elang," balas sosok diduga A. "Lu pernah ngelecehin cewek ga? Be honest w me," tanya seseorang. "Gak pernah, demi Tuhan, pernahnya gw sama cw udah jadian. gw itu g bisa macem-macem kalau blm jadian," kata sosok diduga A.


Tak lama, chat itu sempat menuai reaksi sinis. "Gakenal sarah tapi jelas bgt divideo itu kalo dia disuruh nyebutin sarah, 'sarah buat gua' KNP SEKARANG TWEETNYA LO HAPUS," sindir salah satu user.

Sementara itu, kasus bullying geng anak Vincent ini sudah naik ke tahap penyidikan. Meski begitu, polisi belum mengumumkan siapa tersangka dalam kasus tersebut.

"Sudah naik ke tahap penyidikan," terang Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Alvino. "(Tersangka) belum. Masih didalami. Untuk kronologinya, keterangan sementara yang kita dapatkan untuk kejadian ini diduga terjadi tindakan kekerasan itu sekitar dua kali, yaitu 2 Februari dan 13 Februari. Namun untuk pastinya kita akan gali lagi dari keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada."

Sebelumnya, teman dari korban juga sudah membocorkan cara sadis geng anak Vincent ketika merekrut anggota. Meski begitu, sang teman tak menyangkal jika pihak A memang ingin bergabung di geng tersebut. Hanya saja, pihak A diduga tak mengira jika ditatar oleh geng GT dengan cara lebih parah.

"Korban memang mau masuk ke geng itu, korban tahu resikonya, tataran itu hal yang biasa, syarat sah untuk masuk dalam geng itu. Korban ditatar anak geng GT, yang beranggotakan banyak, belasan atau puluhan. Korban lebam-lebam, sudah dapat sundutan rokok, korban diberi informasi bahwa dia udah direkrut anggota GT dan diminta bertemu oleh anggota GT diajak ke warung," kata sosok AF, teman korban. "Korban bersedia ketemu, korban seperti dijebak, ditatar lagi lebih parah (pada 13 Februari). Lengan sebelah kiri dibakar sama anggota anak GT. Di bagian belakang pundaknya banyak luka bekas sundutan rokok. Sama area lebam lainnya. Mukanya rada bengkak, area leher sakit karena dicekek berkali-kali, area ginjal lambung nyeri karena dipukuli berkali-kali."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait