Kondisi Harvey Moeis Di Rutan Terkuak Usai Sandra Dewi Belum Diizinkan Jenguk
Instagram/sandradewi88
Selebriti

Kondisi dan nasib Harvey Moeis suami Sandra Dewi di dalam Rutan Salemba terungkap usai keluarga belum diperbolehkan untuk menjenguk tersangka. Seperti apa?

WowKeren - Suami Sandra Dewi, Harvey Moeis saat ini tengah ditahan di Rutan Salemba usai Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus korupsi timah ilegal. Kini terungkap bahwa Sandra dan keluarga belum bisa menjenguk Harvey di penjara.

Dari keterangan yang disampaikan pihak Kejaksaan Agung, keluarga baru diperbolehkan menjenguk tersangka setelah tujuh hari. Pasalnya, tahanan di periode itu masih harus dilakukan tindakan isolasi. Karena itu, Harvey diperkirakan masih harus melewati masa tersebut.

”Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, semua tahanan kami untuk 7 hari pertama harus dilakukan tindakan isolasi. Sehingga nanti hari ketujuh baru dimungkinkan untuk dilakukan penjengukan,” terang Kuntadi selaku Dirdik Jampidsus Kejaksaan Agung saat konferensi pers, Senin (1/4).


Diketahui, Harvey resmi ditahan kemarin malam, Rabu (27/3). Ia juga telah diperintahkan untuk memakai baju tahanan pasca ditetapkan sebagai tersangka. Kini, bapak dua anak itu tengah berada di Rutan Salemba guna dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan. Sandra Dewi sendiri masih bungkam soal kasus yang menyeret sang suami.

Diperkirakan, Harvey sudah terlibat dalam kasus pelanggaran liar ini sejak tahun 2018. Pasalnya, sekitar tahun 2018 sampai 2019, Harvey disebut menghubungi direktur utama PT Timah Tbk dalam rangka mengakomodir jalannya kegiatan tambang liar.

”Adapun kasus posisi dalam perkara ini bahwa kita tahu 2018 sampai dengan 2019 saudara tersangka HM ini menghubungi direktur utama PT Timah yaitu saudara MRPT atau saudara RZ dalam rangka untuk mengakomodir kegiatan pertambangan liar wilayah IUP PT Timah,” jelas Kuntadi selaku Dirdik Jampidsus Kejaksaan Agung saat konferensi pers, Rabu (27/3).

”Setelah dilakukan beberapa kali pertemuan akhirnya disepakati bahwa kegiatan akomodir pertambangan liar tersebut akhirnya dicover dan kegiatan sewa menyewa peralatan proses peleburan timah yang selanjutnya tersangka HM ini menghubungi bapak smelter yaitu PT SIP, CV VIP dan PT SPS dan PT TIM untuk ikut serta dalam kegiatan yang dimaksud,” terang Kuntadi.

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait