Merchandise Palsu IVE dan NewJeans Berharga Murah Jadi Sorotan Pakar
Instagram/ivestarship/newjeans_offi
Musik

Seorang profesor dari Universitas Wanita Sungshin mengkritik ulah netizen Tiongkok yang menjual merchandise IVE dan NewJeans secara ilegal dengan harga sangat miring dari aslinya.

WowKeren - Baru-baru ini, KNetz meluapkan keresehannya atas beredar merchandise palsu milik girl grup IVE dan NewJeans yang dijual dengan harga sangat miring dari aslinya. Merchandise berupa photocard, kalung, wig, kaos, hingga celana itu dijual secara online oleh netizen Tiongkok.

Hal ini pun menjadi perhatian Profesor Seo Kyung Duk dari Universitas Wanita Sungshin. Pada Selasa (7/5), Profesor Seo tak segan memberikan kritikannya pada netizen Tiongkok yang menurutnya telah bertindak seenaknya.

"Baru-baru ini, penggemar K-Pop di Korea dan luar negeri telah membuat beberapa laporan dan sebagai hasil pemeriksaan, banyak produk palsu yang dijual," ungkap Profesor Seo.

Ia mengaku miris melihat harga merchandise palsu tersebut dijual dengan harga yang beberapa kali lipat lebih murah dibanding aslinya. Seperti photocard yang dijual sekitar $0,99, liontin seharga $1,89, dan T-shirt seharga $3,17. Profesor Seo dengan yakin mengatakan bahwa para oknum yang menjual berbagai merchandise tersebut secara ilegal lantaran tidak meminta izin atau bernegosiasi terlebih dahulu dengan pihak agensi.

Pasalnya, jika mereka telah meminta izin kepada pihak agensi, sangat tidak mungkin merchandise yang dijual harganya begitu murah. "Dengan harga tersebut, jelas bahwa mereka tidak bernegosiasi dengan agensi bintang K-Pop mengenai hak potret dan hak cipta," sambungnya.


Merchandise Palsu IVE dan NewJeans Berharga Murah Jadi Sorotan Pakar

Source: X

Bukan hanya merchandise milik idol K-Pop, Profesor Seo juga menyinggung soal kebiasaan netizen Tiongkok yang mengunduh drama atau film produksi Korea dengan jalur ilegal. "Pengunduhan ilegal K-Drama populer seperti 'The Glory', 'Squid Game' dan 'Extraordinary Attorney Woo Young-woo' telah menjadi hal yang umum di Tiongkok," tuturnya.

"Yang lebih menarik lagi adalah bahwa hal itu telah terjadi. Mereka menggunakan hak potret bintang Korea dalam drama secara bebas dan ilegal untuk membuat dan menjual produk palsu untuk mendapatkan keuntungan," kata Profesor Seo melanjutkan.

Terkait masalah yang telah menjamur ini, Profesor Seo menyampaikan nasihat tegasnya untuk para oknum nakal sekaligus pemerintah Korea. "Konsumen harus menyadari masalah ini. Selain itu, ini juga saatnya bagi pemerintah untuk mengambil tindakan aktif. Mereka tidak boleh fokus hanya pada pembuatan konten yang baik, tetapi juga membangun sistem yang baik yang dapat dilindungi di seluruh dunia," pungkasnya.

Selain Profesor Seo, banyak juga yang mengecam perilaku netizen Tiongkok tersebut. Terutama KNetz yang mengaku sangat resah lantaran merchandise yang biasa mereka beli secara orisinil malah beredar di pasaran yang versi KW.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait