Permohonan Agensi LE SSERAFIM terkait Identitas Pribadi Haters Ditolak Pengadilan
X/LSRFM_GLOBAL
Musik

Source Music gagal mendapat identitas pribadi dua saluran YouTube yang sering menyebarkan komentar buruk pada LE SSERAFIM. Bahkan setelah mereka meminta bantuan pengadilan Amerika Serikat.

WowKeren - Belakangan ini LE SSERAFIM mendapat serangan bertubi-tubi di media sosial terkait berbagai hal. Mulai dari dugaan plagiarisme lagu hingga penampilan mereka saat tampil di acara musik dikritik.

Menanggapi hal ini, Source Music selaku agensi yang menaungi girl grup tersebut tak tinggal diam. Ia bahkan mengambil langkah hukum untuk membuat para haters jera. Sayangnya, permohonan yang diajukan oleh agensi ke salah satu pengadilan di Amerika Serikat mendapat penolakan.

Diketahui, Source Music mengajukan permohonan untuk meminta informasi pribadi dari pengadilan AS pada tanggal 31 Mei tentang dua saluran YouTube, Issue Feed dan Short Chajang. Permohonan ini diajukan berdasarkan 28 USC § 1782, sebuah undang-undang yang memungkinkan pihak di luar negeri untuk meminta bantuan dalam memperoleh bukti dari entitas atau individu di Amerika Serikat untuk digunakan dalam litigasi luar negeri.

Source Music agaknya mulai muak dengan dua saluran YouTube tersebut yang diketahui sering memposting konten-konten kritik terhadap artis di bawah naungan agensi mereka. Namun pada tanggal 5 Juni 2024, Hakim Edward J. Davila menolak permohonan ini, dengan alasan bahwa jenis konten yang diposting oleh saluran-saluran tersebut hanya berupa kritik terkait dugaan plagiarisme dan kemampuan menyanyi live artis, berbeda dengan kasus serupa yang pernah berhasil menarget akun "Sojang".

Keputusan penolakan ini muncul hanya beberapa hari setelah permohonan diajukan, menunjukkan reaksi cepat dari pengadilan Amerika Serikat terhadap situasi yang melibatkan hak privasi pengguna dan kebebasan berbicara di platform digital. Dalam kasus ini, Source Music tampaknya tidak berhasil meyakinkan pengadilan bahwa video kritik tersebut cukup merugikan untuk membenarkan pengungkapan data pribadi pengguna.

Permohonan Agensi LE SSERAFIM terkait Identitas Pribadi Haters Ditolak Pengadilan

Berkas Permohonan Source Music di Pengadilan AS

Kegagalan perolehan informasi pribadi ini memberikan dampak besar terhadap strategi agensi dalam menangani kritik online. Dengan semakin berkembangnya media sosial, kritik dan pemantauan dari pengguna internet menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan artis dan agensi hiburan. Namun, peristiwa ini menggarisbawahi bagaimana upaya untuk mengatasi kritik semacam itu harus tetap dalam batas hukum yang melindungi privasi dan kebebasan berbicara.

Netizen tampaknya sependapat dengan hakim pengadilan. Mayoritas menilai permohonan yang diajukan oleh Source Music tidak terlalu serius.

"Oh, aku pikir mereka menggugat karena komentar jahat atau pelecehan seksual. Mereka benar-benar tidak punya rasa malu, bukan? Bagaimana mereka bisa menuntut orang atas plagiarisme dan kontroversi keterampilan??" ujar netter. "Bukannya meningkatkan keterampilan menyanyi, mereka malah menggugat orang-orang yang mengatakan mereka tidak bisa menyanyi. Itulah sebabnya permintaan mereka ditolak. Bayangkan saja jika kamu seorang juri dan mereka memintamu untuk mengungkapkan identitas seseorang hanya karena mengatakan bahwa mereka tidak bisa menyanyi di Coachella," sahut yang lain.

Source Music menghadapi tantangan besar di era digital ini, di mana penanganan kritik publik memerlukan pendekatan yang bijak dan sesuai hukum. Peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi agensi lainnya bahwa transparansi dan pendekatan yang lebih bertanggung jawab mungkin lebih efektif daripada tindakan hukum yang agresif dalam menghadapi kritik publik.

(wk/lara)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait