Penyebab Jaksa Belum Cekal Sandra Dewi ke Luar Negeri Masih Dirahasiakan
Instagram
Selebriti

Kejaksaan Agung bicara terkait alasan belum dikeluarkannya surat pencekalan ke luar negeri untuk Sandra Dewi buntut kasus korupsi timah sang suami, Harvey Moeis.

WowKeren - Kejaksaan Agung (Kejagung) belum mengeluarkan surat pencekalan ke luar negeri terhadap Sandra Dewi yang merupakan istri dari Harvey Moeis, salah satu tersangka kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah tahun 2015-2022. Padahal, masyarakat sudah mendesak Kejagung untuk mengeluarkan surat pencekalan karena dikhawatirkan Sandra pergi ke luar negeri.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar pada Kamis, 20 Juni 2024 mengatakan, “Belum (pencekalan)”. Namun, tak dijelaskan alasan belum dikeluarkannya surat pencekalan itu.

Kata dia, hal tersebut merupakan ranah dari penyidik. Disinggung perihal kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini, Harli mengaku tak menutup kemungkinan itu bisa terjadi. Sebab, sampai saat ini penyidik masih fokus mengusut kasus tersebut.

”Ya nanti dilihatlah perkembangannya (potensi tersangka baru). Yang pasti, penyidik ini fokus dulu menyelesaikan yang lain. Kalau ada perkembangan yang lain pasti disampaikan,” jelas dia.

Senada dengan itu, Harli juga menekankan pentingnya penyidikan yang mendetail untuk memastikan semua aspek dari kasus tata niaga komoditas timah tersebut tertangani dengan baik.

Karena belum adanya langkah pencekalan dari Kejaksaan Agung, kasus ini beberapa kali menimbulkan spekulasi di media, yang menduga mungkinkah Sandra menerima perlakuan khusus. Namun, dugaan itu sudah sempat dibantah oleh Kejagung.

Sementara itu, pengacara Sandra Dewi, Harris Arthur Hedar, membantah kabar yang menyebutkan bahwa istri Harvey Moeis, Sandra Dewi, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditi timah di wilayah IUP PT Timah periode 2015-2022. Harris dengan tegas menyatakan bahwa kabar tersebut adalah hoaks dan fitnah yang dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

”Tidak ada itu, kan sudah dipertegas Pak Kapuspenkum (Kejaksaan Agung) tidak ada itu. Itu berita hoaks fitnah yang dibuat oleh orang tidak bertanggung jawab,” kata Harris saat dikonfirmasi, Kamis (6/6).

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait