Film Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menjadi film terlaris di Indonesia, mengalahkan Avengers: Endgame.
- Rabu, 11 Maret 2026 - 10:33 WIB
WowKeren - Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! telah mencatatkan sejarah baru dengan resmi menjadi film terlaris di Indonesia pada Selasa, 10 Maret 2026, setelah ditayangkan selama 103 hari sejak premiernya pada 27 November 2025. Dengan jumlah penonton yang mencapai 10.980.141 tiket, film ini berhasil melampaui Avengers: Endgame yang sebelumnya menguasai puncak box office dengan 10.976.338 penonton.
Pencapaian luar biasa ini bukan hanya menandakan keberhasilan film lokal, tetapi juga merupakan sebuah momen bersejarah bagi perfilman Indonesia, di mana karya lokal berhasil menggulingkan dominasi film Hollywood. Agak Laen 2 menjadi simbol kekuatan industri film Indonesia, menunjukkan bahwa film lokal mampu bersaing di pasar yang didominasi oleh produksi internasional.
Agak Laen: Menyala Pantiku! menampilkan kuartet komika Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga yang berperan sebagai detektif yang selalu gagal. Dalam film ini, mereka mendapat kesempatan terakhir untuk membuktikan diri melalui misi penyamaran di sebuah panti jompo misterius, di mana mereka harus memburu seorang buronan kasus pembunuhan yang bersembunyi di antara para lansia. Penyamaran mereka di panti jompo memicu berbagai situasi komedi yang absurd dan menghibur.
Film ini juga dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, Chew Kin Wah, Jajang C. Noer, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan Tissa Biani, yang turut menambah daya tarik film ini. Dengan terus bertambahnya jumlah penonton, posisi Agak Laen 2 di puncak klasemen film Indonesia diperkirakan sulit tergeser dalam waktu dekat.
Agak Laen 2 juga memperpanjang rekor penayangan, bertahan lebih dari 100 hari di bioskop, melampaui KKN di Desa Penari yang sebelumnya sempat bertahan selama lebih dari 90 hari. KKN di Desa Penari pernah menjadi film terlaris Indonesia dengan 10.061.033 penonton, sebelum digeser oleh Jumbo dan kini Agak Laen 2.
Kemenangan Agak Laen 2 menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim produksi Imajinari dan menunjukkan bahwa film Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar domestik. Dengan pencapaian ini, diharapkan lebih banyak karya lokal yang mampu menginspirasi dan menarik perhatian penonton di tanah air.
(wk/timw)