Restoran Lee Jang Woo Terjerat Kontroversi Tunggakan Utang Bahan Baku
Instagram/Lee Jang Woo/Instagram
Selebriti

Lee Jang Woo menghadapi kritik akibat utang bahan baku restoran yang belum terbayar.

WowKeren - Lee Jang Woo, aktor dan penyanyi Korea Selatan, kini terjebak dalam kontroversi besar terkait restoran miliknya, Hoseokchon, yang dilaporkan memiliki tunggakan utang bahan baku lebih dari 40 juta won (sekitar $27,000). Berita ini mencuat setelah Dispatch mengungkapkan bahwa perusahaan distribusi daging yang memasok bahan baku belum menerima pembayaran selama berbulan-bulan.

Pemilik perusahaan distribusi tersebut mengungkapkan bahwa sebelum restoran dibuka pada tahun 2023, Lee Jang Woo sempat mengunjungi untuk memeriksa kualitas daging. Mereka mempercayainya sebagai seorang selebriti terkenal. Awalnya, pembayaran dilakukan tepat waktu, namun lambat laun menjadi tidak teratur, dan kini sudah delapan bulan tanpa pembayaran.

Dalam keterangan lebih lanjut, pemilik perusahaan tersebut menunjukkan pesan yang menunjukkan bahwa restoran masih terus melakukan pemesanan meski sudah ada permintaan pembayaran yang berulang. Dalam pesan tersebut, pihak restoran menanyakan, "Apakah ada 3 kepala babi yang tersedia?" Kontroversi ini berpusat pada tanggung jawab Lee Jang Woo, yang dalam beberapa wawancara dan di YouTube mengklaim bahwa restoran tersebut adalah miliknya dan bahkan mengaku telah memasak kaldu serta merebus 100 kepala babi.

Namun, setelah terungkapnya utang yang belum dibayar, perusahaan F&B yang menaungi restoran mengklaim bahwa utang tersebut merupakan kesalahan teman yang sebenarnya mengelola restoran. Mereka menyatakan bahwa Lee Jang Woo hanya terlibat di awal dan tidak memiliki peran dalam pengelolaan.


Pemilik pemasok merasa marah dengan pernyataan ini. Ia menyatakan, "Dia mempromosikan restoran itu sebagai miliknya, tetapi sekarang dia menyangkalnya? Kami memasok barang atas namanya, jadi alih-alih mencari alasan, dia harus membayar secepatnya." Sementara itu, hak atas restoran baru-baru ini dipindahkan dari Mujin ke Horangi, di mana Lee Jang Woo menjabat sebagai direktur. Meskipun mengetahui tentang utang yang belum dibayar, Horangi bersikeras bahwa Lee Jang Woo tidak mengetahui situasi tersebut, yang menambah kritik terhadapnya.

Menurut Dispatch, total utang yang belum dibayar di restoran dari November 2023 hingga Mei tahun lalu mencapai 50 juta won ($34,000). Setelah beberapa pembayaran dilakukan, utang tambahan terus menumpuk, sehingga total utang mencapai 64 juta won ($43,000) pada Januari tahun ini.

Meski begitu, seorang perwakilan dari perusahaan F&B yang terdaftar sebagai korporasi restoran menjelaskan kepada Ilgan Sports, "Kontrak dengan perusahaan distribusi daging dibuat oleh perusahaan lain, dan kami telah membayar mereka untuk barang-barang tersebut, tetapi mereka gagal membayar perusahaan distribusi daging." Lee Jang Woo terdaftar sebagai direktur di perusahaan F&B tersebut.

Pihak Lee Jang Woo mengklaim bahwa meski mereka telah membayar perusahaan lain, tanggung jawab untuk membayar perusahaan distribusi daging sepenuhnya menjadi tanggung jawab perusahaan tersebut sesuai kontrak. Namun, sulit bagi Lee Jang Woo untuk menghindari tanggung jawab moral atas utang yang belum dibayar, mengingat restoran tersebut telah dipromosikan secara luas sebagai miliknya di berbagai program televisi.

Menanggapi hal ini, pihak Lee Jang Woo menyatakan, "Kami sedang mempertimbangkan untuk membayar utang itu sendiri untuk menyelesaikan masalah ini, meskipun kami tidak gagal melakukan pembayaran."

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait