Konser BTS yang dihadiri 260 ribu ARMY di Gwanghwamun bikin calon pengantin khawatir tamu mereka terjebak macet dan tak bisa datang ke acara pernikahan.
- Jumat, 20 Maret 2026 - 00:06 WIB
WowKeren - Konser comeback BTS di Gwanghwamun Square, Seoul, yang akan digelar pada 21-22 Maret 2026 dan diperkirakan dihadiri 260.000 penggemar, justru menjadi mimpi buruk bagi sejumlah pasangan yang telah lama merencanakan pernikahan mereka di kawasan yang sama pada akhir pekan tersebut. Sementara para ARMY bersiap merayakan festival musik, calon pengantin justru dibuat pusing memikirkan bagaimana tamu-tamu mereka bisa mencapai venue pernikahan di tengah pengendalian lalu lintas dan kerumunan massa yang diprediksi sangat padat.
Seorang calon pengantin bernama Son (36), yang akan menikah pada 21 Maret di Korea Press Center, mengaku terus-menerus cemas. "Hanya tersisa dua hari, saya khawatir apa yang terjadi jika jalanan benar-benar macet. Saya terutama mengkhawatirkan tamu-tamu yang sudah lanjut usia," ujarnya. Ia menambahkan, "Sudah jelas tamu-tamu saya akan kebingungan di jalan karena diumumkan akan ada pengendalian lalu lintas dari Gwanghwamun hingga Stasiun City Hall. Meski seharusnya ini hari bahagia bagi saya, hal pertama yang saya pikirkan adalah 'Bagaimana jika (tamu saya) tidak bisa datang?'"
Kecemasannya bahkan terlihat jelas pada undangan pernikahan digitalnya. Alih-alih ucapan sukacita, undangan itu dipenuhi petunjuk seperti "Turun di Stasiun Euljiro 1-ga", "Tidak ada akses kendaraan", dan "Disarankan berjalan kaki". Son menghela napas, "Hanya tersisa dua hari, dan saya masih harus menelepon tamu satu per satu untuk menjelaskan arahnya."
Masalah utama muncul karena jadwal konser BTS baru diumumkan pada pertengahan Januari 2026, sementara reservasi venue pernikahan biasanya dilakukan setahun sebelumnya. Mencoba mengubah tanggal kini hampir mustahil karena biaya pembatalan yang mencapai puluhan juta won. Seorang pejabat dari industri pernikahan di dekat Gwanghwamun menyatakan, "Reservasi hari Sabtu di musim puncak tidak mungkin digantikan. Bahkan jika ada permintaan untuk mengubah jadwal, secara realistis dalam banyak kasus tidak ada cara untuk melakukannya."
Calon pengantin lain, Jung (30), yang akan menikah di dekat Stasiun Gwanghwamun pada 22 Maret, juga merasa berat. Keluarganya akan datang dari Pohang dan Changwon dan menginap di hotel terdekat sehari sebelumnya. "Tampaknya mustahil untuk sekadar berkeliling karena kerumunan orang. Saya paling khawatir mereka bahkan tidak bisa makan dengan layak," keluhnya.
Dampak konser skala besar ini juga dirasakan bisnis lain di sekitarnya. Sebuah studio yoga milik wanita 30-an di dekat lokasi memutuskan membatalkan semua kelas pada hari Sabtu. Seorang direktur akademi (34) berencana beralih ke kelas online untuk hari itu. Bahkan toko buku besar Kyobo Book Center cabang Gwanghwamun juga akan tutup lebih awal, dari pukul 22.00 menjadi pukul 16.00.
Situasi ini menggambarkan dilema antara sukacita global ARMY yang menyambut comeback BTS dengan rencana pribadi warga yang telah disusun jauh hari. Bagi para penggemar, akhir pekan ini adalah pesta yang dinanti-nantikan, tetapi bagi beberapa pasangan, ini adalah ujian kesabaran terakhir sebelum hari bahagia mereka.
(wk/timw)