Teaser kedua lagu 'SWIM' BTS menuai kritik tajam dari netizen terkait pengucapan bahasa Inggris. Namun, tak sedikit pula yang membela mereka.
- Jumat, 20 Maret 2026 - 03:35 WIB
WowKeren - BTS kembali menjadi sorotan usai merilis teaser kedua untuk lagu "SWIM" dari album mendatang "ARIRANG". Namun, teaser yang dirilis pada 19 Maret 2026 waktu setempat itu justru mendapat kritikan tajam dari sejumlah netizen yang menyoroti pengucapan bahasa Inggris dalam lirik yang terdengar. Kritik ini menambah daftar kontroversi sebelumnya terkait penggunaan produser asing dan judul lagu berbahasa Inggris untuk album yang diklaim mengangkat budaya Korea.
Dalam video teaser singkat yang diunggah oleh BIGHIT MUSIC, suara vokal anggota BTS terdengar menyanyikan potongan lirik. Beberapa netizen dengan cepat menyebarkan cuplikan tersebut sambil mengkritik pengucapan kata-kata seperti "swim" yang dianggap tidak jelas dan "bibe" yang diduga merupakan pengucapan dari "be". Mereka menilai hal ini menunjukkan kurangnya profesionalisme.
Seorang netizen dengan akun @forfunfunny menulis, "Jika kamu ingin membuat album berbahasa Inggris, pastikan untuk belajar ejaan dan pengucapan dengan benar. Album yang seharusnya tentang budaya Korea memiliki lirik bahasa Inggris dan suara siapapun itu terdengar berantakan." Kritik serupa juga dilayangkan netizen lain yang merasa pengucapan dalam teaser sulit dipahami.
Netizen bernama @callebites menambahkan, "Mereka adalah profesional. Jika mereka ingin bernyanyi dalam bahasa apapun, setidaknya yang diharapkan adalah mereka tahu hal-hal dasar. Di teaser kamu tidak bisa mengerti 'swim'. Sepertinya mereka hanya menggunakan bahasa Inggris untuk kepraktisan, bukan karena tertarik atau tahu bahasanya."
Namun, di tengah gelombang kritik, banyak pula netizen yang membela BTS. Mereka menilai kritik yang dilontarkan terkesan berlebihan dan bahkan cenderung xenofobia, mengingat BTS adalah penutur asli bahasa Korea, bukan Inggris.
"Apakah ini bukan xenofobia langsung?" tulis netizen @ihrtaro menanggapi salah satu kritik. Banyak penggemar ARMY juga berpendapat bahwa fokus seharusnya pada musik dan pesan yang ingin disampaikan BTS, bukan pada kesempurnaan pengucapan bahasa asing.
Kontroversi ini bukan yang pertama untuk album "ARIRANG". Sejak diumumkan, kolaborasi dengan produser asing dan penggunaan judul lagu berbahasa Inggris telah memicu perdebatan di kalangan netizen. Beberapa pihak mempertanyakan konsistensi konsep album bertema Korea dengan elemen-elemen asing tersebut.
Hingga berita ini ditulis, BIGHIT MUSIC dan BTS sendiri belum memberikan pernyataan resmi menanggapi kritik yang beredar. Para member saat ini masih fokus mempersiapkan comeback stage dan promosi untuk album penuh mereka yang dinanti-nantikan pada 2026 ini.
(wk/timw)