Hive Music ungkap alasan BTS pilih Gwanghwamun Square untuk comeback stage 'Arirang', dipandu visi Bang Si Hyuk tentang identitas grup.
- Jumat, 20 Maret 2026 - 13:08 WIB
WowKeren - Hive Music Group akhirnya mengungkap alasan di balik pemilihan Gwanghwamun Square sebagai lokasi comeback stage spektakuler BTS untuk album penuh kelima mereka, "Arirang". Yoo Dong Joo, Perwakilan Hive Music Group untuk kawasan APAC, menjelaskan bahwa keputusan tersebut berakar pada identitas dan visi historis grup, serta didorong langsung oleh arahan Ketua Bang Si Hyuk yang menekankan pentingnya ruang paling ikonis di Korea.
Penjelasan ini disampaikan Yoo Dong Joo dalam media briefing pra-rilis untuk Netflix "BTS Comeback Live: Arirang" yang diadakan di Cinecube Gwanghwamun, Seoul, pada 20 Maret 2026. "Pertanyaan yang paling sering kami terima selama persiapan adalah, 'Mengapa Gwanghwamun?'" kata Yoo Dong Joo. "Jadi, bagian mengapa kami memilih Gwanghwamun dalam persiapan pertunjukan ini terhubung dengan identitas BTS. Kami memikirkan apa yang hanya bisa dilakukan oleh BTS."
Yoo Dong Joo menambahkan, comeback BTS setelah sekitar empat tahun dinilai sebagai momen bersejarah yang akan menggambarkan masa depan grup. "BTS comeback setelah sekitar 4 tahun, dan kami menganggap ini sebagai momen bersejarah yang akan menggambarkan BTS saat ini dan BTS ke depannya," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan peran sentral produser eksekutif dan Ketua Hive, Bang Si Hyuk, dalam penentuan lokasi ini. "Produser Bang Si Hyuk, yang mengawasi keseluruhan comeback ini, memberikan panduan bahwa BTS, yang memulai dari Korea dan menjadi superstar global, jika mereka comeback lagi, titik awalnya haruslah Korea, dan itu harus menjadi ruang paling simbolis di Korea," jelas Yoo Dong Joo, mengutip arahan Bang Si Hyuk.
Comeback stage bertajuk "BTS Comeback Live: Arirang" ini sendiri akan digelar di sekitar Gwanghwamun Square pada 21 Maret 2026 pukul 20.00 waktu setempat dan akan disiarkan langsung secara global melalui Netflix. Acara ini mencatatkan sejarah sebagai siaran langsung pertunjukan musik pertama Netflix dan event live pertama yang disiarkan dari Korea untuk penonton di seluruh dunia.
Yoo Dong Joo juga menekankan bahwa event ini selaras dengan visi Hive untuk memperluas pengalaman penggemar. "Hive selama ini menganggap visi perluasan pengalaman penggemar sangat penting. Jadi, pengalaman merayakan festival bersama di lokasi paling ikonis di Korea ini, bersama penggemar, publik, warga Korea, dan orang asing, menikmati pertunjukan bersama, adalah pengalaman yang sangat langka secara budaya," paparnya.
Ia menyatakan keyakinannya bahwa event ini akan menjadi lebih dari sekadar konser. "Menyebarkan pengalaman langka ini ke tingkat global itu sendiri adalah hal yang sangat berarti dan signifikan. Kami yakin pertunjukan yang kami lakukan ini bukan sekadar pertunjukan biasa, melainkan akan menjadi event budaya yang bersejarah," tandas Yoo Dong Joo dengan penuh percaya diri.
Kolaborasi dengan Netflix dinilai sebagai langkah tepat untuk mewujudkan ambisi tersebut. "Dalam memproyeksikan adegan ikonis ini di ruang simbolis Seoul bersama banyak penggemar global, kami pikir Netflix adalah partner yang paling tepat," tutupnya.
(wk/timw)